Sensus Ekonomi Gunungkidul Selesai, Pengolahan Data Selesai Desember
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Nyamuk - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul meminta Masyarakat untuk mewaspadai penyebaran penyakit DBD. Dilihat dari jumlah kasus ada tren kenaikan sejak akhir 2024.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, penyakit DBD merupakan penyakit musiman yang kasusnya mengalami lonjakan saat musim hujan. Oleh karena itu, ia meminta Masyarakat untuk mewaspadai potensi penyebaran penyakit itu.
“Data kasus Januari belum terekap. Tapi, ada kecenderungan kenaikan sejak akhir tahun,” kata Ismono, Jumat (17/1/2025).
BACA JUGA: Kasus DBD di Klaten Melonjak Empat Kali Lipat
Menurut dia, kenaikan kasus penyebaran DBD bisa dilihat dari perkembangan sejak November 2024. Saat itu, sambung Ismono, dalam rentang waktu satu bulan terdapat 62 kasus DBD.
Jumlah ini meningkat pada Desember karena tercatat ada temuan sebanyak 111 kasus. Secara akumulasi di 2024, warga yang dinyatakan terserang DBD sebanyak 1.844 kasus.
“Dari jumlah ini ada lima orang yang meninggal dunia. Korban kesemuanya merupakan anak-anak dan balita,” katanya.
Upaya sosialisasi terhadap pencegahan DBD terus dilakukan. Salah satunya melalui Gerakan Kesehatan Masyarakat (Germas) dengan melibatkan kader-kader Kesehatan di Tingkat kalurahan.
“Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat [PHBS] serta rutin berolahraga dan makan-makanan bergizi sangat penting dalam upaya menjaga Kesehatan sehingga tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Selain itu, untuk mengurangi risiko terjangkit juga dilakukan upaya Gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Diharapkan ada upaya pemantauan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dengan melakukan pemberantasan jentik nyamuk sehingga angka bebas jentik paling sedikit 95%.
Ia menambahkan, Masyarakat sudah mengetahui cara penanggulangan mulai dengan menutup tempat-tempat wadah air, menguras hingga mengubur benda-benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Adanya aksi nyata dalam penanggulangan sebagai upaya menekan laju penyebaran sehingga kasusnya bisa lebih terkendali.
“Ini penting agar pencegahan terhadap penyebaran penyakit DBD bisa terus ditekan. Jadi, upaya penanggulangan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tapi warga harus ikut berperan aktif agar hasilnya bisa dimaksimalkan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta meminta Masyarakat untuk menjaga kesehatan. Upaya ini bisa dilakukan dengan rajin berolahraga dan makan makanan yang bergizi.
“Kesehatan tubuh harus dijaga. Sebab dengan kondisi yang fit, maka tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
HUT TNI ke-81 diperingati 5 Oktober 2026. Simak sejarah pembentukan TNI sejak BKR, TKR, TRI hingga menjadi TNI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan dari kedua arah.
Jerman ditahan Yunani 0-0 di UEFA Nations League. Hasil ini membuat peluang Die Mannschaft lolos ke Nations League Finals makin sulit.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.