38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta saat mengukuhkan pengurus FPRB di Kantor Setda Gunungkidul. Sabtu (1/2/2025)./ Ist - Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengukuhkan pengurus Forum Penanggulangan Risiko Bencana (FPRB), di Ruang Handayani, Kantor Setda, Sabtu (1/2/2025). Diharapakan Lembaga ini bisa dioptimalkan dalam upaya mitigasi maupun penanganan kebencanaan di Bumi Handayani.
“Saya ucapkan selamat atas kepengurusan baru. Mudah-mudahan bisa Amanah dan dapat memberikan dampak yang baik bagi Masyarakat,” kata Sunaryanta.
Dia menjelaskan, FPRB dibentuk untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap masalah kebencanaan. Selain itu juga memiliki tugas lain, seperti memastikan pembangunan daerah yang berbasis pengurangan risiko bencana, bisa berkoordinasi dan bersinergi dengan bai kantar kelembagaan penanggulangan bencana.
“Koordinasi ini penting untuk mengurangi adanya risiko bencana baru,” ungkap Sunaryanta.
Bupati berharap dalam menghadapi ancaman kebencanaan untuk tidak berjalan sendiri. Pasalnya, juga butuh dengan berbagai stakeholder serta melibatkan masyarakat bersama-sama meminimalisir dampak yang diakibatkan dari sebuah bencana.
“Peran FPRB sangat dibutuhkan dalam upaya mitigasi kebencanaan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono. Menurut dia, perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap masalah kebencanaan sehingga butuh antisipasi agar saat terjadi bencana dampaknya bisa ditekan sekecil mungkin.
“Upaya mitigasi akan terus dilakukan, termasuk melibatkan FPRB agar kesiapsiagaan bisa semakin diperkuat,” katanya.
Menurut Purwono, berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan di wilayah Gunungkidul ada beberapa potensi bencana. Sebagai contoh, untuk tanah longsor berada di zona utara seperti di Kapanewon Patuk, Nglipar, Gedangsari, Ngawen hingga Semin.
Di sisi lain, juga ada potensi angin kencang yang kerawanannya menyebar merata di seluruh Gunungkidul. Adapun potensi banjir juga ada ancaman, khususnya di daerah aliran sungai (DAS) Kali Oya sehingga kesiap-siagaan wajib ditingkatkan, khususnya pada saat musim penghujan.
“Dampak dari bencana hidrometeorologi harus diwaspadai. Upaya mitigasi juga butuh peran dan partisipasi aktif dari Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S