Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Hasil seleksi administrasi pendaftar Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Tahun Anggaran 2024 Tahap II di lingkungan Pemkab Sleman ternyata belum keluar.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, R. Budi Pramono beralasan belum keluarnya hasil seleksi administrasi CPPPK tersebut karena ada perubahan jadwal.
Jika berdasarkan jadwal, kata Budi, pengumuman seleksi hasil administrasi seharusnya diterbitkan antara Selasa (4/2/2025) hingga Selasa (18/2/2025).
“Namun seleksi administrasi diundur hingga tanggal 8 Februari. Saat ini masih tahap seleksi administrasi,” kata Pramono dihubungi, Selasa (4/2/2025).
Pramono menambahkan pengunduran jadwal tersebut merupakan kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurut dia, ada BKN masih menyelesaikan proses seleksi administrasi.
Menurut catatan BKPP, per Jumat (3/1/2025) ada 2.000 pendaftar CPPPK. Mereka akan bersaing untuk mengisi 589 formasi. Dari jumlah tersebut, rinciannya yaitu jabatan fungsional teknis sebanyak 459 formasi.
Adapun jabatan fungsional teknis guru sebanyak 103 formasi dan jabatan fungsional Kesehatan sebanyak 28 formasi.
BACA JUGA: Rekrutmen PPPK Tahap II Kabupaten Sleman Diminati 2.000 Pelamar
Sebelumnya, dia menegaskan seleksi CPPPK Tahap II masih memprioritaskan eks Tenaga Honorer K2 (THK2) dan tenaga non-ASN yang terdata di database milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun jumlah THK2 di Sleman ada sekitar 300 orang dengan beberapa di antaranya diterima dalam seleksi calon PPPK Tahap I 2024.
Apabila melihat secara keseluruhan, ada sekitar 9.500 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman. Jumlah ini jauh dari kebutuhan ideal pegawai. Pemkab membutuhkan setidaknya 16.000 ASN dengan mendasarkan pada analisis beban kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.