Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Hasil seleksi administrasi pendaftar Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Tahun Anggaran 2024 Tahap II di lingkungan Pemkab Sleman ternyata belum keluar.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, R. Budi Pramono beralasan belum keluarnya hasil seleksi administrasi CPPPK tersebut karena ada perubahan jadwal.
Jika berdasarkan jadwal, kata Budi, pengumuman seleksi hasil administrasi seharusnya diterbitkan antara Selasa (4/2/2025) hingga Selasa (18/2/2025).
“Namun seleksi administrasi diundur hingga tanggal 8 Februari. Saat ini masih tahap seleksi administrasi,” kata Pramono dihubungi, Selasa (4/2/2025).
Pramono menambahkan pengunduran jadwal tersebut merupakan kebijakan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Menurut dia, ada BKN masih menyelesaikan proses seleksi administrasi.
Menurut catatan BKPP, per Jumat (3/1/2025) ada 2.000 pendaftar CPPPK. Mereka akan bersaing untuk mengisi 589 formasi. Dari jumlah tersebut, rinciannya yaitu jabatan fungsional teknis sebanyak 459 formasi.
Adapun jabatan fungsional teknis guru sebanyak 103 formasi dan jabatan fungsional Kesehatan sebanyak 28 formasi.
BACA JUGA: Rekrutmen PPPK Tahap II Kabupaten Sleman Diminati 2.000 Pelamar
Sebelumnya, dia menegaskan seleksi CPPPK Tahap II masih memprioritaskan eks Tenaga Honorer K2 (THK2) dan tenaga non-ASN yang terdata di database milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Adapun jumlah THK2 di Sleman ada sekitar 300 orang dengan beberapa di antaranya diterima dalam seleksi calon PPPK Tahap I 2024.
Apabila melihat secara keseluruhan, ada sekitar 9.500 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman. Jumlah ini jauh dari kebutuhan ideal pegawai. Pemkab membutuhkan setidaknya 16.000 ASN dengan mendasarkan pada analisis beban kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) resmi meluncurkan Pusat Pengembangan Bahasa untuk Kompetensi, Komunikasi, dan Bisnis pada Rabu (29/7/2026).
Sebanyak 45 kebakaran lahan terjadi di Bantul hingga 26 Juli 2026, mayoritas dipicu pembakaran sampah yang tidak diawasi.
Pakar UGM mengimbau petani menggunakan varietas tahan kekeringan dan komoditas minim air untuk menghadapi El Nino Godzilla.
SMK-SMTI Yogyakarta menekankan pembentukan karakter sebagai fokus utama dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027
Sebanyak 37 SD di Bantul mendapat program revitalisasi 2026. Enam sekolah telah mulai mengerjakan pembangunan.