Produktivitas Petani Kakao Jadi Penentu Daya Saing Indonesia
Produktivitas petani kakao dinilai menjadi kunci daya saing industri kakao Indonesia. Cargill menekankan pentingnya pelatihan, sertifikasi, dan keberlanjutan.
Petugas mengolah sampah di ITF Niten pada Minggu (19/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Beberapa tempat pengolahan sampah yang akan diubah statusnya menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) ditargetkan bisa meningkatkan penghasilan dari pengolahan sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengungkapkan selama ini Pemkab Bantul berhasil mendapatkan penghasilan hingga miliaran rupiah dari pengakutan sampah.
Dengan adanya tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang pengelolaannya beralih menjadi BLUD, DLH menargetkan beberapa TPST tersebut mampu meningkatkan penghasilan dari pengolahan sampah. “Itu [realisasi retribusi sampah] dulu hasil retribusi pengangkutan sampah, sekarang dengan adanya [TPST] BLUD, jadinya mengangkut dan mengolah sampah,” katanya, Selasa (11/2/2025).
Bambang mengaku tahun lalu menargetkan agar tempat pengolahan sampah mampu menghasilkan Rp1,8 miliar dari retribusi sampah. Jumlah tersebut realisasinya melebihi target dengan capaian Rp2,3 miliar.
Sementara dengan adanya tiga tempat pengelolaan sampah yang telah menjadi BLUD, DLH menargetkan agar tahun ini pendapatan dari retribusi sampah Rp1,8 miliar dengan capaian sampai Bambang mengungkapkan hasil pengolahan sampah yang dikirim ke perusahaan penampung telah mendapatkan pemasukan untuk pendapatan daerah sebesar Rp200.000 per satu ton keripik sampah.
Sementara pupuk organik hasil pengolahan sampah organik di beberapa tempat pengelolaan sampah belum diperjualbelikan. Sampah tersebut selama ini digunakan DLH sebagai media tanam. Masyarakat dapat mengakses pupuk tersebut dengan bersurat ke DLH.
Bambang menuturkan ketika TPST telah menjadi BLUD, maka manajemen operasional keuangannya lebih mandiri.
“Jadi TPST tetap sama seperti sebelumnya ada target, namun [TPST BLUD] harus membuat rencana bisnis dan anggaran [RBA]. Ketika ada pendapatan darah dapat langsung digunakan untuk kebutuhan, ini bisa memangkas alur birokrasi,” katanya.
Sebelumnya, Pemkab Bantul menargetkan agar TPST Argodadi, TPST Modalan, dan ITF NIten pengelolaannya beralih menjadi BLUD. Selain itu, beberapa tempat pengelolaan sampah lain ditargetkan dapat beralih menjadi BLUD di kemudian hari. Beberapa tempat pengelolaan sampah yang ditargetkan akan menjadi BLUD antara lain TPS3R Sokowaten, TPSR Bantul, dan TPS3R Srigading.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produktivitas petani kakao dinilai menjadi kunci daya saing industri kakao Indonesia. Cargill menekankan pentingnya pelatihan, sertifikasi, dan keberlanjutan.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M