Koperasi Mina Bahari 45 Bikin Nelayan Pantai Depok Makin Sejahtera
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Nyamuk - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat sebagian besar penderita demam berdarah dengue (DBD) merupakan pelajar. Dinkes Bantul melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi persebaran penyakit tersebut.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit, Dinkes Bantul, Samsu Ariyanto menyampaikan DBD banyak menjangkit pada warga usia sekolah.
Dia mengaku penderita DBD yang berusia 5-14 tahun atau pelajar yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), serta usia 15-19 tahun atau pelajar yang duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) lebih banyak dibandingkan dengan kelompok usia lainnya.
Terkait dengan jumlah, pada Februari 2025, kasus DBD di Bantul mengalami penurunan hingga mencapai 65 kasus. Dari jumlah tersebut ada 14 orang penderita yang berusia 5-14 tahun, dan 11 orang penderita yang berusia 15-19 tahun.
Samsu mengaku masih melakukan penyelidikan epidemiologi terhadap kasus-kasus tersebut. Meski begitu, dia menaruh perhatian pada kasus DBD yang banyak terjadi pada pelajar.
Dia mengaku Dinkes Bantul berupaya untuk menekan kasus DBD pada usia pelajar dengan melakukan fogging pada sekolah-sekolah yang berdasarkan penyelidikan epidemiologi berpotensi terjadi persebaran DBD. “Ada beberapa titik [sekolah yang dilakukan] fogging. [Penyelenggaraan fogging] Melihat kondisi di sekolah masing-masing, kalau ada indikasi penularan, di sekolah dapat dilakukan fogging,” ujarnya, Rabu (5/3/2025).
BACA JUGA: Zinc Mineral yang Kerap Dilewatkan, Ini Penjelasan dan Manfaatnya untuk Tubuh
Dia mengaku beberapa pertimbangan untuk melakukan fogging antara lain ketika ada penderita yang dinyatakan positif DBD atau mengalami gejala DBD lebih dari satu orang di satu lingkungan. “Tetapi fogging tergantung hasil [penyelidikan] epidemiologi yang dilakukan puskesmas,” ucap dia.
Selain itu, Samsu mengaku juga telah menyosialisasikan kepada sekolah yang bersangkutan lewat puskesmas masing-masing untuk melakukan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN). PSN dilakukan untuk mengantisipasi persebaran DBD di lingkungan sekitar. “Kami mengimbau pihak sekolah dan masyarakat untuk memantau dan mengantisipasi terjadinya DBD,” katanya.
Dia pun berharap upaya tersebut dapat menekan kasus DBD. Dia pun berharap agar kasus DBD tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.