El Nino dan Karhutla Tekan Pasokan Pangan, Inflasi Nabire Capai 2,82 Persen
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Kawasan Industri Piyungan./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul memprogramkan pembangunan kawasan industri di wilayah Kecamatan Piyungan dalam lima tahun ke depan sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pembangunan kawasan industri Piyungan merupakan salah satu program unggulan Bantul untuk pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Minggu (9/3/2025).
Selain itu, kata Bupati, kawasan industri Piyungan bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Layangkan Surat Teguran Kedua ke Pengelola Kawasan Industri Piyungan
"Dengan demikian diharapkan dapat menarik investor sehingga dapat menyediakan lapangan kerja, menurunkan tingkat pengangguran dan angka kemiskinan di Bantul," katanya.
BACA JUGA: Respon Kalurahan Srimulyo Atas Teguran Kedua dari Pemkab Bantul ke PT YIP
Bupati mengatakan, pembangunan kawasan industri Piyungan secara bertahap dalam lima tahun hingga 2029 tersebut mendukung prioritas ke-15 dari 17 program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
"Yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam termasuk sumber daya maritim untuk membuka lapangan kerja seluas luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi," katanya.
BACA JUGA: PT YIP Ngotot Kelola Kawasan Industri Piyungan
Lebih lanjut Bupati mengatakan, berkaitan dengan itu pula, Pemkab Bantul memiliki program unggulan penciptaan 500 wirausahawan muda dan santri dengan fasilitasi pelatihan, permohonan dan pendampingan dari instansi terkait.
Termasuk membuka peluang usaha di era digitalisasi, pemberdayaan pemuda dan santri agar dapat mengembangkan kewirausahaannya.
"Langkah yang dilakukan meliputi kemudahan akses permodalan, keterampilan, attitude dan manajemen untuk mengelola usaha yang berkelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.