KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Uang untuk Reza Maghribi
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Kawasan Industri Piyungan./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul memprogramkan pembangunan kawasan industri di wilayah Kecamatan Piyungan dalam lima tahun ke depan sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pembangunan kawasan industri Piyungan merupakan salah satu program unggulan Bantul untuk pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Minggu (9/3/2025).
Selain itu, kata Bupati, kawasan industri Piyungan bertujuan untuk meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Bantul.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Layangkan Surat Teguran Kedua ke Pengelola Kawasan Industri Piyungan
"Dengan demikian diharapkan dapat menarik investor sehingga dapat menyediakan lapangan kerja, menurunkan tingkat pengangguran dan angka kemiskinan di Bantul," katanya.
BACA JUGA: Respon Kalurahan Srimulyo Atas Teguran Kedua dari Pemkab Bantul ke PT YIP
Bupati mengatakan, pembangunan kawasan industri Piyungan secara bertahap dalam lima tahun hingga 2029 tersebut mendukung prioritas ke-15 dari 17 program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
"Yaitu melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi berbasis sumber daya alam termasuk sumber daya maritim untuk membuka lapangan kerja seluas luasnya dalam mewujudkan keadilan ekonomi," katanya.
BACA JUGA: PT YIP Ngotot Kelola Kawasan Industri Piyungan
Lebih lanjut Bupati mengatakan, berkaitan dengan itu pula, Pemkab Bantul memiliki program unggulan penciptaan 500 wirausahawan muda dan santri dengan fasilitasi pelatihan, permohonan dan pendampingan dari instansi terkait.
Termasuk membuka peluang usaha di era digitalisasi, pemberdayaan pemuda dan santri agar dapat mengembangkan kewirausahaannya.
"Langkah yang dilakukan meliputi kemudahan akses permodalan, keterampilan, attitude dan manajemen untuk mengelola usaha yang berkelanjutan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.