Askab PSSI Sleman Buka Jalur Pemain Muda ke Eropa
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul berencana untuk memasang kamera pengawas atau CCTV untuk menekan maraknya pembuangan sampah liar, utamanya di sepanjang Ring Road Selatan. Kamera CCTV itu nantinya akan dipusatkan di sejumlah titik rawan pembuangan sampah ilegal.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bantul, Bobot Ariffi’ Aidin mengungkapkan, saat ini pihaknya masih berada pada tahap awal pemetaan lokasi. “Kami baru menggelar rapat awal, mencoba memetakan titik-titik yang selama ini digunakan sebagai lokasi pembuangan liar,” ujarnya, Jumat (11/4/2025).
BACA JUGA: Pemerintah Kapanewon Banguntapan akan Pasang CCTV Awasi Pembuang Sampah Liar
Menurut Bobot, tahapan ini akan dilanjutkan dengan survei lapangan guna memastikan lokasi-lokasi yang memungkinkan secara infrastruktur untuk dipasangi perangkat CCTV.
“Pemasangan kamera bukan sekadar menempel alat. Ada kebutuhan infrastruktur lain seperti tiang, aliran listrik, dan jaringan pendukung. Maka, survei sangat penting untuk menentukan kelayakan tiap titik,” jelasnya. Ia menambahkan, dari hasil inventarisasi awal, terdapat kurang dari 10 titik yang potensial untuk dipasangi CCTV.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho menyebut, pemasangan CCTV merupakan bagian dari program Bantul Bebas Sampah 2025 yang digalakkan oleh Satuan Tugas (Satgas) terkait.
“Ini adalah respons atas makin masifnya pembuangan sampah liar di wilayah seperti Ring Road Selatan,” ucap Bambang.
Menurutnya, pelaksanaan teknis pemasangan CCTV berada di bawah tanggung jawab Diskominfo, tetapi tetap dalam koordinasi lintas sektor. Setelah survei selesai dilakukan, titik-titik pemasangan akan segera diputuskan dan dilaporkan kepada Bupati Bantul untuk tindak lanjut lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.