Koperasi Mina Bahari 45 Bikin Nelayan Pantai Depok Makin Sejahtera
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Petugas kebersihan mengolah sampah di Bank Sampah Berseri RT 35, Kelurahan Bumijo, Senin (28/4/2025). Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Jogja mampu mengolah sampah secara mandiri hingga ratusan kilogram (kg) dalam sehari. Pengolahan sampah tersebut pun memberdayakan warga setempat.
Lurah Bumijo, Ani Purwati, menyampaikan pengolahan sampah tersebut dilakukan dengan menggunakan satu tobong. Tobong tersebut mampu mengolah sampah dari lima penggerobak yang jumlahnya mencapai sekitar 250 kg dalam sehari.
Dia menuturkan alat tersebut merupakan alat pengolah sampah yang terbuat dari batu bata. Alat tersebut mampu mengolah sampah dengan membakar sampah anorganik, dan asap hasil pembakaran dialirkan menggunakan cerobong asap. Alat tersebut merupakan inovasi dari warga Kelurahan Bumijo dan Universitas Proklamasi 45 yang mulai digunakan Kelurahan Bumijo sejak awal 2025.
"Itu hampir kayak insinerator, tetapi dibuat sendiri," katanya, Senin (28/4/2025).
BACA JUGA: 90 Persen Dispensasi Menikah di Sleman Disebabkan Hamil di Luar Pernikahan
Pembuatan inovasi alat pengolahan sampah tersebut didanai dari dana corporate social responsibility (CSR) dan swadaya masyarakat.
Dia menuturkan alat tersebut digunakan lantaran satu insinerator rusak. Saat ini, lantaran insenerstor sampah tersebut masih dalam proses perbaikan, pengolahan sampah hanya dilakukan dengan alat tersebut.
Ani mengaku dari pengolahan sampah tersebut ada lima warga Bumijo yang diberdayakan untuk mengolah sampah.
"Harapannya untuk pengelolaan sampah di Bumijo bisa mendapatkan sarana prasarana dari pemerintah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Mina Bahari 45 mengubah Pantai Depok menjadi kawasan wisata kuliner laut yang menyejahterakan nelayan dan pelaku UMKM lokal.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.