Polisi Tangguhkan Penahanan Lurah Garongan Ngadiman, Ini Alasannya
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
Kekeringan - Ilustrasi StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO–Ancaman kekeringan selalu mengintai sejumlah kapanewon di Kabupaten Kulonprogo khususnya yang berada di perbukitan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi agar kekeringan tidak terjadi. Sekalipun dialami warga tidak berlangsung dalam rentang waktu yang panjang.
Pelaksana tugas Kepala BPBD Kulonprogo Heri Darmawan menyampaikan, titik-titik kantong kekeringan biasanya diupayakan tidak terjadi saat kemarau yang sudah di depan mata. Menurutnya, di titik yang biasanya dilakukan droping air suda diupayakan untuk peningkatan saluran air bersih bersama PDAM dan Pamsimas. “Kami akan mengoptimalkan sumur-sumur resapan yang ada di titik-titik agar airnya bisa dipertahankan dalam jangka panjang,” katanya, Rabu (14/5/2025).
BACA JUGA: Kekeringan Menggila di Salatiga
Penghijauan dengan penanaman pohon yang bisa menyimpan kandungan air cukup lama. Misalnya seperti pohon gayam, pohon preh, dan beringin dapat menyimpan air dalam jangka panjang. Heri mengaku, Pemkab Kulonprogo selalu konsisten dengan Pamsimas untuk menghadapi kekeringan saat kemarau.
“Pamsimas lebih murah pengelolaan oleh masyarakat sehingga dapat mandiri,” sambungnya. Heri menyebutkan, keberadaan Pamsimas menjadi salah satu solusi menghadapi kekeringan di kawasan perbukitan Kulonprogo yang sering terjadi saat kemarau. Meskipun disadarinya solusi tersebut hanya satu upaya karena masih harus memiliki sumber mata air lainnya.
Ketua Tim Pelaksana Penyehatan Lingkungan DPUPKP Kulonprogo, Silvi Irvi Yanti menambahkan, program penyediaan Pamsimas untuk tahun ini belum ada. Menurutnya, untuk di kawasan perbukitan sudah ada SPAM pedesaan yang sudah tersebar di 65 kalurahan. “Pamsimas sudah diajukan tetapi diberikan atau tidak itu dari pusat,” tuturnya.
Kapanewon Kalibawang, Samigaluh, dan Girimulyo yang berada di perbukitan Menoreh Kulonprogo sangat rentan terhadap kekeringan. SPAM pedesaan merupakan air minum termasuk untuk MCK juga. Silvi menjelaskan, Pamsimas merupakan istilah programnya yang dalam realisasinya menjadi SPAM pedesaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.