417.291 Wisatawan Kunjungi Kaliurang, Mei Jadi Bulan Tersibuk
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Ilustrasi program padat karya infrastruktur./ Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman menyampaikan ada 297 pengangguran yang terlibat dalam program Padat Karya sebagai tenaga kerja. Upah mereka per hari untuk tukang sebesar Rp90.000 dan pekerja Rp85.000.
Kepala Disnaker Sleman, Sutiasih, mengatakan padat karya yang digelar tahun ini menyasar tujuh lokasi. Setiap lokasi menyerap 42 tenaga kerja. Hari orang kerja (HOK) setiap tenaga kerja berbeda-beda menyesuaikan posisi. Mandor mendapat Rp95.000 per hari, tukang mendapat Rp90.000 per hari, dan pekerja Rp85.000 per hari.
“Kalau ditotal kan 297 tenaga kerja. Mereka dapat upah. Akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan. Kemudian hasil padat karya juga digunakan untuk memperlancar akses perekonomian. Ada multiplier effect,” kata Sutiasih dikonfirmasi, Kamis (22/5/2025).
Sutiasih mengaku sudah ada lima lokasi padat karya yang selesai dan diresmikan pada Rabu (21/5/2025). Lima lokasi tersebut terletak di Kapanewon Cangkringan, Prambanan, Mlati, dan Tempel. Wujud padat karya berupa talut dan cor blok dengan panjang dan volume bangunan berbeda-beda.
Sebagai contoh di Padukuhan Salam, Kalurahan Wukirsari, Cangkringan, padat karya berwujud talut, jalan, dan cor blok.
“Setelah pekerjaan yang tahap pertama selesai, masih ada pekerjaan lagi untuk talut, jalan, dan cor blok di bagian bawah. Jadinya kan dua lokasi [satu wilayah],” katanya.
Adapun di Padukuhan Mlakan, Kalurahan Sambirejo, Prambanan, padat karya berupa cor blok jalan, dengan target 73,5 meter. Di lokasi lain, dari Jodag, Sumberadi, Mlati yang berupa saluran irigasi dengan target volume 101,07 meter persegi. Kemudian dari Jeglongan, Margorejo, Tempel, volume yang targetnya 109,4 meter persegi.
Sebelumnya, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Sleman, Sumaryati mengatakan pelaksanaan padat karya regular menggunakan APBD Kabupaten biasanya dilakukan setiap tahun untuk 17 lokasi. Sebab ada rasionalisasi maka sasaran padat karya berkurang menjadi tujuh lokasi.
Padat karya tahap II akan digelar di Padukuhan Bayeman, Bangunkerto, Turi dengan usulan cor blok jalan; Padukuhan Bedilan/ Bolu, Margokaton, Seyegan dengan usulan saluran irigasi; dan Padukuhan Watuadeg, Jogotirto, Berbah dengan usulan cor blok jalan. Pelaksanaannya sekitar akhir September 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisatawan ke Kaliurang mencapai 417.291 orang hingga Agustus 2026, dengan jumlah tertinggi tercatat pada Mei.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.