Arung Progo Festival 2026 Siap Digelar, Kulonprogo Bidik Wisatawan
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
Tanah Longsor - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo mencatat ada peristiwa tanah longsor terjadi di 14 titik berbeda di wilayahnya akibat hujan deras yang mengguyur, Sabtu (24/5/2025) malam. Sampai saat ini BPBD tengah masih berupaya melakukan pembersihan material di lokasi tanah longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Akhid Nur Hartono menyampaikan, 14 titik tersebut tersebar di empat kapanewon. Antara lain, dua titik tanah longsor di Kapanewon Samigaluh dan dua titik di Kalibawang, enam titik di Girimulyo, serta empat titik di Kokap.
BACA JUGA: Ratusan Tanah Longsor Terjadi di Kulonprogo Terjadi Hingga Awal Mei 2025
"Kejadian tanah longsor tersebut termasuk adanya pohon tumbang juga," katanya, Minggu (25/5/2025).
Menurutnya, seluruh tanah longsor tersebut di 14 titik terjadi sejak Sabtu (24/5/2025) malam imbas hujan deras. Sedangkan untuk banjir, Akhid mengatakan, komplek perum BPS yang beberapa waktu lalu kebanjiran, semalam dalam kondisi aman. Untuk tanah longsor, sampai Minggu (25/5/2025) siang, BPBD masih dilakukan penanganan pembersihan terhadap material tanah.
"Betul masih pembersihan, masyarakat kerja bakti ada satu titik yang harus menggunakan alat berat di Padukuhan Cikalan, Banjarharjo, Kalibawang sedang kami upayakan untuk bantuannya," sambungnya.
Akhid mengungkapkan, lokasi tanah longsor membutuhkan alat berat penanganannya, karena menutup akses jalan warga. Sementara ini alat beratnya masih diupayakan dapat membantu evakuasi material longsor di TKP kejadian.
Pria yang pernah berdinas di Dikpora Kulonprogo ini, menuturkan, petugas dan tim reaksi cepat (TRC) sedang melaksanakan assesmen ke titik titik lokasi kejadian.
Untuk lokasi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut segera dikoordinasikan sesuai penanganan yang diperlukan. Menurutnya, warga yang menangani secara mandiri karena dengan risiko ringan BPBD support dengan permakanan dan kebutuhan lain seperti terpal.
"Sudah kami salurkan logistik yang dibutuhkan," ungkapnya.
Akhid memastikan, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam kejadian longsor di 14 titik ini. Hanya saja ada satu keluarga yang di evakuasi ke rumah saudaranya untuk menghindari korban jika terjadi longsor susulan.
"Longsoran ada yang mengenai rumah, jalan, untuk mengenai jaringan listrik nihil," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arung Progo Festival 2026 digelar di Kalibawang, Kulonprogo. Ajang arung jeram nasional ini diharapkan mendorong sport tourism, homestay warga, dan ekonomi loka
Pemda DIY menghentikan sementara menu MBG yang diduga memicu gangguan kesehatan puluhan siswa di Kulonprogo. Investigasi dan pengujian sampel makanan masih berl
Mencari mobil bekas matic yang awet dan nyaman? Simak 9 rekomendasi mobil tua matic mulai Rp40 jutaan yang masih layak digunakan harian pada 2026.
Megawati Hangestri langsung membawa dampak besar di Hyundai Hillstate. Kanal YouTube klub Korea Selatan itu menembus 100 ribu subscriber jelang debut sang binta
Kasus dugaan keracunan MBG di Kulonprogo meluas hingga 105 korban. Dinkes menemukan dugaan pelanggaran pengolahan makanan, sementara ibu hamil dan ibu menyusui
Prospek bisnis lapangan padel di Indonesia: modal Rp1 miliar, target pasar luas, dan strategi sukses. Simak peluang, tantangan, dan tips memulai usaha padel!