Sleman Usulkan 87 Formasi CPNS Kesehatan, Tunggu Respons KemenPAN-RB
Sleman mengusulkan 87 formasi CPNS kesehatan ke KemenPAN-RB dan menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD untuk memenuhi kebutuhan layanan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa sepanjang 2024 ada lima orang yang menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) akibat membuang sampah sembarangan. Lima orang tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda) 6 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah.Kepala Satpol PP Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, mengatakan putusan sidang menyatakan bahwa para pembuang sampah liar tersebut diharuskan membayar denda sebagai sanksi perbuatan. Paling tinggi, satu di antara mereka membayar Rp1 juta.
Adapun empat orang lain membayar Rp750.000. Dengan begitu, total denda lima orang tersebut Rp4 juta. Selain membuang sampah sembarangan, ada Satpol PP juga menutup tempat usaha pengelolaan sampah.
“Kami tutup karena tidak sesuai prosedur pengelolaan sampah yang seharusnya dan malah menimbulkan bau. Karena itu warga protes. Lagi pula izin mereka juga sudah habis,” kata Shavitri dihubungi, Selasa (10/6/2025).
Pada Pasal 71 Perda 6/2023 juga telah dinyatakan secara tegas bahwa setiap orang dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan dan disediakan, memanfaatkan tempat pengelolaan sampah tidak sesuai dengan peruntukannya, dan mengelola sampah yang menyebabkan pencemaran dan/ atau perusakan lingkungan.
Apabila melanggara Pasal 71, seseorang dapat dipidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp50 juta.
"Sampah liar yang dibuang secara ilegal itu bukan di ring road. Kalau di ring road kami belum menemukan; untuk tahun ini [2025] belum ada penindakan juga,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku telah memerintahkan DLH Sleman untuk melakukan skrining dan pembersihan sampah liar di seluruh wilayah, tidak hanya di ring road utara saja.
Dia juga melibatkan kapanewon untuk mengawasi titik-titik rawan pembuangan sampah, termasuk di ring road. Adapun Pemkab Sleman saat ini sedang membangun sistem pengelolaan sampah paripurna untuk menyelesaikan persoalan sampah.
Setelah membangun TPST Donokerto, Pemkab masih akan membangun TPST di Sumberarum dengan anggaran sekitar Rp6,89 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengusulkan 87 formasi CPNS kesehatan ke KemenPAN-RB dan menyiapkan rekrutmen 92 pegawai BLUD untuk memenuhi kebutuhan layanan.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat