WFH ASN Sleman Sepi Peminat, Baru 7,6 Persen Pegawai Memanfaatkan
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah memasang closed-circuit television (CCTV) di sejumlah titik di sekitar Ring Road Utara guna mencegah pembuangan sampah ilegal di wilayah tersebut. Sejumlah warga yang kedapatan membuang sampah secara ilegal akhirnya dapat diketahui dan dikenai denda.
BACA JUGA: DLHK DIY Minta Kota dan Kabupaten Tangani Sampah Liar
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Epiphana Kristiyani, belum dapat menyampaikan secara detail lokasi pemasangan CCTV. Hanya, dia menegaskan pemasangan CCTV sebagai upaya pencegahan dan penindakan pembuangan sampah ilegal telah dilakukan, termasuk di sekitar Ring Road Utara.
“Pemasangan CCTV dibantu Dinas Kominfo. CCTV ini membantu karena membantu kami melakukan penindakan. Ada beberapa warga yang membuang sampah secara liar kami kenai denda,” kata Epiphana dihubungi, Minggu (8/6/2025).
DLH tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan. Sebab itu, kerja sama penanganan dan penindakan pembuangan sampah tersebut juga menggandeng Satpol PP Sleman yang memiliki fungsi menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, menegakkan peraturan daerah (Perda) dan peraturan kepala daerah (Perkada), serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.
Evakuasi sampah ilegal juga terus dilakukan empat kali dalam sepekan. Usai pergantian Kepala UPTD Pelayanan Persampahan, Epiphana akan menggelar rapat koordinasi dengan melibatkan Satpol PP, seluruh kapanewon, dan kalurahan dalam menangani persoalan sampah.
Kerja sama lintas sektor dan wilayah tersebut akan memudahkan DLH dalam mendeteksi titik pembuangan sampah ilegal dan melakukan penanganan.
“Semoga ke depan jumlah titik pembuangan sampah liar semakin berkurang, ditambah kesadaran untuk memelihara lingkungan semakin tumbuh semoga Bumi Sembada akan lestari dan berkelanjutan. Dengan begitu pembangunan untuk terwujudnya masyarakat Sleman yang maju, adil, lestari dan berkeadaban dapat terwujud,” katanya.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengaku telah memerintahkan DLH Sleman untuk melakukan skrining dan pembersihan sampah liar di seluruh wilayah, tidak hanya di ring road utara saja.
“Saya libatkan juga kapanewon untuk mengintai mengawasi titik pembuangan sampah liar di ring road di jam-jam tertentu,” kata Harda.
Disinggung ihwal penambahan pemasangan CCTV, Harda masih menunggu laporan DLH Sleman terkait lokasi yang sering menjadi pembuangan sampah liar.
“Saya masih berproses juga untuk membangun sistem pengelolaan dan pengolahan sampah paripurna sehingga dapat menyelesaikan persoalan sampah di Sleman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da