DKPP Bantul Imbau Besek dan Daun Pisang untuk Daging Kurban
DKPP Bantul imbau panitia kurban Iduladha 2026 gunakan wadah ramah lingkungan. Simak aturan pembungkus daging, pengelolaan limbah, dan pengawasan kesehatan.
CCTV - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskomifo) Bantul, Bobot Ariffi Aidin, menyampaikan pihak sudah memasang CCTV di 6 lokasi guna mendapatkan wajah para pembuang sampah liar di Kabupaten Bantul.
Ia menjelaskan di satu titik terdapat dua kamera CCTV, artinya saat ini Pemkab Bantul sudah memasang 9 kamera.
"Untuk lokasinya ada Kapanewon Bantul, Sewon dan juga Kasihan. Kita tempatkan di lokasi yang bisa untuk memantau orang yang membuang sampah sembarangan," jelas Bobot kepada Harian Jogja pada Selasa (17/6) malam.
"Kita kolaborasinya sama DLH dan juga Satpol PP, untuk sampah nanti DLH tapi untuk tindakan lainnya seperti sanksi ke Satpol PP," lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan Pemkab Bantul sudah merasa geram dengan ulah warga yang diduga berasal dari kawasan sub urban atau perbatasan yang nekat membuang sampah di Ring Road Selatan Bantul.
Pemerintah sudah berkali-kali mengingatkan namun masih saja ditemukan sampah secara sengaja dibuang di lokasi tersebut.
Oleh karena itu, Pemkab Bantul mengancam jika masih ada pelaku yang nekat membuang sampah di Ring Road Selatan Bantul, maka wajahnya aka disebar di medsos.
BACA JUGA: Heboh Pungutan Paguyuban Orang Tua Siswa, SMPN 1 Piyungan Bantul Sebut Tidak Memaksa
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pemerintah juga telah merencanakan pada titik tertentu, bahwa siapa yang nantinya ketahuan membuang sampah sembarangan akan dipotret wajahnya dan diumumkan melalui media sosial pemerintah daerah.
"Kami sudah punya nama orang orang yang di OTT [operasi tangkap tangan] Satpol PP, tapi masih kita sembunyikan, tidak kita ekspose, tapi mohon maaf kalau nanti pembuang sampah pinggir jalan itu tertangkap, terpotret akan kita ekspose wajahnya di media. Ini demi kebersihan daerah kita," katanya dilansir Antara, Minggu (8/6/2025).
Halim mensinyalir para pelaku pembuang sampah tersebut berasal dari wilayah sub urban mulai dari wilayah Kecamatan Sedayu, Kasihan, Sewon, Banguntapan dan Piyungan.
Oleh karena itu ia meminta kepada warga yang tinggal di kawasan tersebut agar berhati-hati dalam membuang sampah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKPP Bantul imbau panitia kurban Iduladha 2026 gunakan wadah ramah lingkungan. Simak aturan pembungkus daging, pengelolaan limbah, dan pengawasan kesehatan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.