PAN Bidik Satu Kursi di Tiap Dapil untuk Rebut Kulonprogo
PAN DIY menargetkan satu kursi DPRD di setiap Dapil di Kulonprogo untuk mengembalikan posisinya sebagai partai pemenang.
Warga Muhammadiyah mengikuti Salat Id di Alun-Alun Wates, Kulonprogo, Jumat (21/4/2023). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo tengah menggodok master plan penataan kawasan Alun-alun Wates. Alun-alun Wates rencananya akan dikembalikan fungsinya sebagai ruang publik dengan menonjolkan sport rekreasi dan dilengkapi fasilitas yang mendukung.
BACA JUGA: Penataan Alun-alun Wates Batal Karena Anggaran Terbatas
"Namanya pembenahan nanti akan ada aksen baru yang lebih berguna untuk perekonomian dan juga akan menumbuhkan gairah baru dengan bentuk baru," kata Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Joko Mursito, Kamis (3/7/2025).
Menurutnya, pengelolaan ruang publik tersebut memang berada di instansinya bersama Dikpora, Disbud, dan Disdag secara kolaboratif.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan membeberkan, penyangga di sekeliling Alun-alun Wates akan dimanfaatkan. Seperti misalnya di SD Percobaan ke utara dan pemanfaatan sisi Barat Alun-alun Wates yang akan dimanfaatkan untuk penataan.
"Kemudian juga nanti dengan penataan DJKAI atau stasiun Wates," katanya.
Menurutnya, akan mengusahakan Alun-alun Wates terkoneksi dengan stasiun sehingga memudahkan penumpang. Namun, memang sekarang masih tahap pembahasan masih jauh dalam pelaksanaan.
Untuk penataan Alun-alun Wates masih berfokus dalam pembuatan master plan oleh Dinas Pariwisata. Lantas penyelesaian DED yang dilanjutkan dengan penataan PKL di Alun-alun Wates.
"Penyelematan UMKM ini jangan sampai tersakiti kami tempatkan di satu tempat nanti boleh kembali dengan penataan dan fasilitas yang baru," lanjut Agung.
Agung menegaskan, tidak ingin UMKM yang sudah hidup malah akhirnya kehilangan pelanggan karena penataan Alun-alun Wates. Dia pun sedang menyiapkan, Taman Wana Winulang dijadikan sebagai food court. "Konsepnya menata itu tidak ada yang merugi," tuturnya.
Menurutnya, belum bisa memaparkan lebih jauh lantaran konsepnya masih terus dimatangkan terkait penataan Alun-alun Wates. Namun, yang jelas joging track yang ada akan dilebarkan agar lebih memadai. "Jelas dilebarkan dong joging tracknya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAN DIY menargetkan satu kursi DPRD di setiap Dapil di Kulonprogo untuk mengembalikan posisinya sebagai partai pemenang.
Aston Villa menjalani latihan di GBK jelang menghadapi Indonesia All Stars. John McGinn, Alejandro Garnacho, dan Joao Gomes ikut berlatih.
Spanyol menutup perbatasan Beni Ansar di Melilla setelah gelombang migran meningkat. Pengamanan diperketat di Ceuta dan Melilla.
Orang tua korban Little Aresha Daycare meminta Presiden Prabowo mengawal penanganan kasus dan mendorong pengusutan pihak struktural.
BNN RI membongkar jaringan penyelundupan cartridge vape berisi etomidate dari Malaysia melalui Batam dan menangkap tujuh tersangka.
TPP ASN Sleman berpotensi disesuaikan jika target PAD meleset, namun Pemkab menegaskan belum ada keputusan pemotongan.