10 Bulan, Kasus Diare di Jogja Tembus 15.086, Ngampilan Paling Padat
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Taman wisata Kaliurang. - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman mencatat ada 4.294.897 wisatawan melancong ke Bumi Sembada selama enam bulan atau semester pertama 2025. Angka kunjungan itu meningkat 8,94% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman, Kus Endarto, mengatakan angka kunjungan pada semester I 2024 hanya 3.942.568 wisatawan. Ada kenaikan 352.329 wisatawan.
Sedangkan, apabila membandingkan angka kunjungan bulan Juni 2025 dengan Juni 2024 ada kenaikan 0,61% dengan rincian Juni 2024 ada 779.361 wisatawan dan Juni 2025 ada 784.147 wisatawan.
Melihat data semester I 2025, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi dengan total 4.190.179 wisatawan atau 97,56% dari total angka kunjungan. Wisatawan dari Pulau Jawa paling banyak dengan 85% dengan rincian Jawa Timur 29,27%, Jawa Tengah 24,28%, DIY 13,41%, Jawa Barat 7,87%, DKI Jakarta 6,71%, dan Banten 3,45%.
Moda transportasi paling banyak digunakan wisatawan nusantara adalah transportasi darat dengan moda kereta api 35,79% dan moda darat lainnya 59,20%. Tiga pilihan destinasi wisatawan masih tetap berporos pada Candi Prambanan, kawasan Kaliurang dan Kaliadem yang mencakup atraksi lava tour, dan Ibarbo Park.
Menurut Kus Endarto, kenaikan itu tidak lepas dari promosi langsung atau offline yang Dispar lakukan bersama sejumlah mitra. Salah satu kegiatan yang sempat dilakukan adalah Travel Dialog dan Table Top di Cirebon dan Karawang pada Februari 2025.
Kegiatan itu, katanya sangat menguntungkan, termasuk peserta yang terlibat. Kus sempat menyatakan hampir semua pelaku wisata yang ikut dalam kegiatan itu mendapat kunjungan lima hingga sepuluh kali lipat dari biaya yang mereka keluarkan untuk menginap di lokasi acara.
“Travel Dialog dan Table Top yang sempat kami gelar menjadi salah satu pendorong kenaikan wisatawan. Dua bulan lalu kami gelar juga kegiatan yang sama di Kudus dan Demak,” kata Kus dihubungi, Jumat (11/7/2025).
Kepala Dispar Sleman, Ishadi Zayid, mengatakan promosi yang mereka lakukan berhasil. Selain itu, ada destinasi yang memang menjadi pilihan utama wisatawan.
“Kalau tata kelola pariwisata, pelaku wisata juga memberikan pelayanan yang baik. Sampai sekarang kami tidak menerima komplain atau keluhan dari wisatawan,” kata Zayid.
Dia menambahkan Desa Wisata masih menjadi alternatif kunjungan, utamanya yang butuh pengalaman baru. Ihwal pengembangan pariwisata Sleman sisi utara, Dispar terus melakukan pendampingan dan perbaikan gardu pandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.
Rutin ke gym tetapi hasil belum terlihat? Kenali 9 kesalahan latihan, mulai dari program tak konsisten hingga pola makan dan pemulihan.
Indonesia meloloskan sejumlah wakil ke perempat final French Open 2026. Alwi Farhan, Ubed, dan Putri KW ikut menjaga peluang Merah Putih.
Kemenhub mencatat 2.775 penerbangan domestik terdampak karhutla. Penumpang diminta mengecek jadwal dan menghubungi maskapai jika batal.
Jorge Martin percaya diri menghadapi MotoGP Australia 2026 setelah naik podium di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez.