Dana Revitalisasi 41 Sekolah di Bantul Belum Cair, Ini Kata Disdikpora
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Kekerasan jalanan. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Seorang warga Dusun Kalakan, Argorejo, Sedayu, Bantul, dilaporkan menjadi korban penganiayaan seusai dilempar batu oleh orang tak dikenal, yang diduga bagian dari rombongan konvoi bermotor.
Kejadian berlangsung, Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Wates KM 12,5, wilayah Kalakan.
Korban diketahui bernama Dias Santoso, 26, buruh harian lepas, mengalami luka robek di bagian dahi akibat lemparan batu yang mengenai kepalanya. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Sedayu pada hari yang sama, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa ini kini sedang dalam penyelidikan dan pelaku masih dalam pencarian petugas.
BACA JUGA: Dua Remaja Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Berhasil Diselamatkan Petugas
“Diduga merupakan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP,” ujar Jeffry.
Menurut keterangan korban, kejadian bermula saat ia mendengar teriakan dari arah jalan dan memutuskan untuk melihat. Sesampainya di lokasi, korban melihat rombongan sekitar 15 sepeda motor yang melaju beriringan.
Rombongan tersebut mengenakan pakaian serba hitam, sabuk putih, dan terdapat logo bergambar bunga teratai di dada.
“Tiba-tiba, dari salah satu anggota konvoi itu ada yang melempar batu ke arah korban hingga mengenai dahinya. Korban mengalami luka robek sepanjang lima sentimeter dan mengeluarkan darah,” jelas Jeffry.
Korban sempat berusaha mengejar rombongan tersebut bersama saksi, Santosa Tri Wibowo, 34, tapi upaya itu tidak membuahkan hasil. Korban kemudian memeriksakan luka ke RS Mitra Sehat, Gamping, dan melaporkan kejadian ke pihak berwajib.
Polisi kini tengah menyelidiki identitas para pelaku dan kelompok konvoi yang terlibat dalam insiden tersebut. “Kami masih menelusuri asal dan identitas rombongan tersebut, serta motif dari aksi pelemparan batu yang melukai warga,” kata Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya pada 22 Oktober 2026. Simak jadwal, prediksi pemain, performa terkini, dan rekor pertemuan kedua tim.
Alexander Jeremejeff mengoleksi enam gol bersama Persija Jakarta. Shin Tae-yong memuji ketajaman striker Swedia itu usai menang 5-1 atas Arema.
Sporting CP kalah 2-3 dari LASK di Liga Champions meski Luis Suárez mencetak dua gol. LASK membalikkan keadaan lewat tiga gol.
Club Brugge menang 3-0 atas RC Lens di Liga Champions lewat gol Hans Vanaken, Joaquin Seys, dan Carlos Forbs.
JCWF 2026 digelar 6–8 November di Loman Park Hotel Yogyakarta. Festival ini menggabungkan budaya, wellness, dan pariwisata berkelanjutan