Cuaca Ekstrem Serang Kolam Gurame Sleman, Tebar Benih Diminta Ditunda
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Ilustrasi perbankan syariah./Bisnis.com
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Harda Kiswaya, meluncurkan Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) serta produk dan layanan PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah (BPRS) Sleman di Pendopo Parasamya Setda Kabupaten Sleman, Selasa (22/7/2025).
Harda menerangkan peluncuran LKSPWU serta produk dan layanan PT. BPRS tersebut merupakan upaya penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Keuangan Syariah. Dia mendukung atas upaya Bank Sleman Syariah dalam melakukan inovasi.
BACA JUGA: Bayah Banten Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,3, Belum Ada Laporan Kerusakan
Menurutnya, peluncuran inovasi Bank Sleman Syariah itu menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kabupaten Sleman, bukan sekadar seremonial saja. Hal ini menjadi komitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan, pemberdayaan ekonomi umat, dan pembangunan daerah yang berkeadilan sosial.
Harda berharap akan tercipta sistem pengelolaan wakaf yang lebih akuntabel, transparan, dan terintegrasi dengan program-program pembangunan Kabupaten Sleman.
“Terkhusus dalam bidang pendidikan, kesehatan, UMKM, serta pengentasan kemiskinan,” kata Harda dalam sambutannya, Selasa (22/7/2025).
Direktur Utama Bank Sleman Syariah, Sehat Santosa, mengatakan Bank Sleman Syariah telah ditetapkan sebagai LKSPWU melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI Nomor: 658 tahun 2024 tentang PT BPRS Sleman (Perseroda) sebagai LKSPWU.
Bank Syariah Sleman saat ini memiliki sejumlah inovasi produk dan layanan baru, seperti tabungan ukhuwah berhadiah, tabungan arisan berhadiah, pembiayaan kepemilikan emas, pembiayaan haji plus, layanan mobil kas keliling, dan pembiayaan UMKM berbasis zakat, infak, sedekah dan wakaf.
“Bank Sleman Syariah telah mendapat izin untuk menerima setoran wakaf uang dan bekerja sama atau bersinergi dengan para nazir atau pihak pemberi amanah dalam edukasi wakaf dan mengoptimalkan wakaf uang untuk kesejahteraan umat,” kata Sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.