Krisis Air Memburuk, Pemkab Sleman Siap Naikkan Status Kekeringan
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka sedang berlatih baris berbaris di Lapangan Pemda Sleman, Kalurahan Tridadi pada Jumat (1/8/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 74 pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sleman mengikuti pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 2025. Mereka dilatih secara ketat oleh sepuluh anggota TNI – Polri.
Kepala Sub Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Sleman, Dwijo Anggono, mengatakan 35 putra dan 39 putri yang berasal dari SMA, MK, dan MA di Sleman itu telah berlatih sejak 23 Juli 2025.
Pelatihan dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Lapangan Pemda Sleman hingga 4 Agustus dan Lapangan Denggung dari 5 Agustus – 13 Agustus. Pemindahan dilakukan lantaran tempat pelaksanaan upacara ada di Lapangan Denggung.
Guna menyiapkan calon Paskibraka, mereka berlatih mulai pukul 06.30 WIB – 15.00 WIB setiap harinya. Evaluasi dilakukan hingga pukul 16.00 WIB.
Ada sepuluh anggota TNI Polri dan 15 anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) sebagai alumni Paskibraka tahun-tahun sebelumnya yang menjadi pelatih kali ini. Rinciannya, empat pelatih dari Polres Sleman, empat dari Kodim Sleman dan dari Akademi Angkatan Udara (AAU).
Materi pelatihan mencakup latihan fisik dan senam, lalu baris berbaris dan latihan formasi yang menjadi fokus utama. Ada juga materi pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan.
Tambahan materi ini merupakan arahan BPIP yang bertujuan agar anggota Paskibraka tidak hanya mahir dalam teknik pengibaran bendera, tapi sekaligus bisa menjadi menjadi duta Pancasila yang memahami nilai-nilai luhur bangsa.
Ada harapan agar anggota Paskibraka dapat menyebarkan materi wawasan kebangsaan ke teman-teman sekolahnya. Aiptu Dwi Iriani yang menjadi salah satu pelatih, mengatakan materi pelatihan pada Jumat (1/8/2025) telah masuk ke latihan dalam formasi lengkap dengan pembagian pasukan 17, 8, dan 45.
BACA JUGA: Klinik Gigi di Jalan Kaliurang Terbakar, Api Bersumber dari Genset
Adapun penentuan posisi utama, seperti trio pengibar bendera dan komandan pasukan masih dalam proses seleksi dan ditentukan menjelang gladi kotor pada 14 Agustus 2025.
Iriani mengaku calon Paskibraka saat ini telah mampu mengikuti tempo latihan yang diberikan pelatih. Hanya kurang pengurangan sedikit saja tempo gerakan. “Kami masih mengasah konsistensi mereka dan tentu kekompakan kelompok,” kata Iriani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Sleman membuka peluang menaikkan status kekeringan menjadi Tanggap Darurat jika dampak meluas dan melebihi kapasitas penanganan daerah.
Pemkot Jogja menggelontorkan lebih dari Rp6 miliar untuk membenahi drainase di Kotagede dan Rejowinangun serta membangun sumur resapan.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja menjadi harapan Indonesia di perempat final Taipei Open 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.