WFH ASN Sleman Sepi Peminat, Baru 7,6 Persen Pegawai Memanfaatkan
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Babinsa Kalurahan Triharjo dan anggota kepolisian sedang mengawasi penghapusan logo One Piece di Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Sleman, Kamis (7/8/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Mural logo One Piece di Padukuhan Temulawak, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman dihapus pemuda setempat setelah TNI dan Polri mendatangi rumah Dukuh Temulawak pada Kamis (7/8/2025). Padahal logo tersebut belum selesai dilukis.
Babinsa Triharjo, Sersan Mayor Hadi Suroso, mengatakan logo tersebut perlu dihapus karena bersanding dengan lukisan bendera merah putih. Hadi mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kalurahan.
Melalui pengamatan Harianjogja.com, Babinsa dan satu anggota kepolisian mendatangi rumah Dukuh Temulawak, Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 15.00. Setelah berkoordinasi sekitar lima menit, mereka keluar dan mengaku akan menghapus gambar tersebut.
BACA JUGA: PPATK: 78 Ribu Penerima Bansos Aktif Bermain Judi Online
Mereka meminta agar warga setempat yang melakukan penghapusa. Di lapangan, pemuda setempat kemudian menghapus gambar itu dengan cat warna putih. Butuh waktu sekitar 30 menit menghapus.
“Itu merugikan negara. Merebut kemerdekaan itu mengorbankan nyawa. Gambar One Piece dengan latar belakang bendera Indonesia melecehkan,” kata Hadi ditemui di Padukuhan Temulawak, Kamis (7/8/2025).
Hadi mengaku tidak mempermasalahkan apabila gambar One Piece tidak bersanding dengan bendera Merah Putih.
Di Padukuhan Temulawak ada dua gambar One Piece. Satu gambar berada di pagar bumi rumah warga yang sebenarnya tidak ada bendera Merah Putih, hanya warna merah dan putih saja. Namun, gambar ini tetap harus dihapus.
“Tidak ada bendera Merah Putih, tapi tetap harus dihapus. Kami menyesuaikan saja dengan kalurahan-kalurahan lain. Ini instruksi dari pimpinan kami juga untuk menindaklanjuti gambar ini,” katanya.
BACA JUGA: Tarif Pajak PBB Bantul Disederhanakan Lewat Revisi Perda
Dukuh Temulawak, Hardi Wiyanto, mengatakan pemuda setempat menggambar itu atas dasar kecintaan serial Anime dan Manga One Piece. Pemuda tidak ada keterkaitan dengan kampanye gerakan pengibaran bendera One Piece yang viral di dunia maya belakangan ini.
“Buat ekspresi saja sebenarnya ya tidak apa-apa. Meski ada gambar itu juga situasi kondisi di Temulawak kondusif,” kata Hardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Nvidia memperkenalkan AI synthetic video detector yang mampu mendeteksi video deepfake hanya dalam 22 milidetik dengan akurasi hingga 92 persen.
Doomscrolling adalah kebiasaan membaca berita negatif secara berlebihan di media sosial yang dapat memicu stres, kecemasan, insomnia hingga gangguan kesehatan j
PSIM Jogja menyiapkan 6-7 laga uji coba sepanjang Agustus 2026 untuk mematangkan tim menghadapi Super League 2026/2027. Seluruh laga direncanakan digelar di Jog
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k