371 Pelajar Keracunan MBG, Kulonprogo Desak SPPG Bertanggung Jawab
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
Ilustrasi nasi kotak. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dugaan keracunan makanan karena makan bergizi gratis (MBG) yang dialami siswa SMP di Kulonprogo masih menyisakan tanya. Komisi IV DPRD Kulonprogo menekankan penyedia MBG harus ada penanggung jawabnya. Harapannya tidak beroperasi secara liar dan ketika ada kejadian seperti ada kejelasan sosok yang harus bertanggung jawab.
BACA JUGA: Ratusan Murid di Kulonprogo Keracunan MBG
Anggota Komisi IV DPRD Kulonprogo, Maryono menyampaikan, kejadian keracunan yang dialami para siswa jangan main-main. Lantaran menyangkut keselamatan anak bangsa dan manusia. "Jadi saya berharap semua terkait MBG ada penanggung jawabnya dalam arti pihak ketiga maupun mereka-mereka yang bermitra menyediakan MBG ada penanggung jawabnya. Saya berharap agar Bupati atau Sekda yang menjadi leading sektor tertingginya dari permasalahan MBG," katanya saat dihubungi, Kamis (7/8/2025).
Menurutnya penanggung jawab menjadi penting sehingga diketahui dan tidak lari dari permasalahan. Maryono menegaskan, seharusnya ketika sudah ada dampak keracunan seperti ini harus diberikan hukuman berjenjang sesuai kesalahannya bagi penyedia MBG. Politisi PKS ini menilai sanksi terberat kalau ada dampak keracunan harus dikeluarkan atau dihentikan dalam berkecimpung di MBG.
"Tujuannya MBG kan mulia dan baik tetapi pelaksana dibawah banyak korban dan tidak bergizi oleh karenanya harus ada penanggung jawabnya," tegasnya. Maryono menilai, pihak ketiga MBG sangat liar. Dia beranggapan ketika ada penanggung jawab di daerah penyedia MBG tidak lagi liar.
Menurutnya, sebagai program dari pusat memang sudah semestinya mengikuti. Namun, di tingkat kabupaten jangan jadikan MBG ini proyek bancakan proyek. "Saya tidak setuju kalau hanya menjadi bancakan proyek karena ini menyangkut nyawa manusia," ungkapnya.
Maryono berspekulasi penyebab keracunan terkuat karena MBG. Menurutnya, pakai logika saja 80 siswa yang makan keracunan berarti sumbernya MBG itu. Ketika tidak ada hukuman hanya akan menjadi main-main saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus keracunan MBG berulang di Kulonprogo memicu evaluasi total. Tiga SPPG disuspensi dan diminta bertanggung jawab atas biaya medis korban.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Cek jadwal Samsat Sleman lengkap, mulai Samsat Induk, drive thru, Samsat Keliling, MPP hingga layanan sore dan malam beserta syaratnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 7 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Barcelona pesta gol dengan kemenangan 0-5 atas Valencia di Mestalla. Lamine Yamal mencetak dua gol dalam laga La Liga.