Pembelian Pertalite di SPBU Jogja Tak Dibatasi 5 Liter, Ini Kuotanya
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Agenda sosialisasi program Masyarakat Jogja Olah Sampah atau Mas Jos yang digelar di Kantor Kelurahan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, belum lama ini. - ist
JOGJA—Pemerintah Kelurahan Suryodiningratan, Kemantren Mantrijeron, mendukung penuh program Masyarakat Jogja Olah Sampah atau Mas Jos yang digagas Pemerintah Kota Jogja.
Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong warga untuk lebih aktif mengelola sampah dari sumbernya, terutama di tingkat rumah tangga.
Lurah Suryodiningratan, Subiyana, mengatakan pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, melainkan perlu partisipasi nyata dari masyarakat. Menurutnya, dengan keterlibatan warga, upaya menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan dapat tercapai lebih cepat.
"Partisipasi masyarakat adalah kunci dalam pengelolaan sampah. Melalui kebiasaan sehari-hari yang konsisten, kita bisa mengurangi volume sampah dan menjadikan lingkungan lebih sehat," ujar Subiyana, belum lama ini.
Program Mas Jos mengedepankan lima langkah sederhana yang bisa langsung dipraktikkan warga, mulai dari memilah sampah sesuai jenisnya, mengirimkan sampah anorganik ke bank sampah, mengolah sampah organik, menghabiskan makanan untuk mengurangi limbah, hingga menggunakan wadah berulang untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai.
BACA JUGA: Tim Saber Pungli Dibubarkan, Begini Penjelasan Pemkab Gunungkidul
Lurah Suryodiningratan menilai pendekatan berbasis komunitas penting dilakukan agar program ini bisa berjalan efektif. Selain itu, pendampingan berkesinambungan serta kerja sama antarwilayah juga menjadi faktor penting yang harus diperkuat agar setiap lingkungan memiliki strategi pengelolaan sampah sesuai dengan karakteristik lokal.
Menurut Subiyana, dengan semakin banyak warga yang memahami serta menerapkan lima langkah Mas Jos, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah diharapkan meningkat.
Mengenai pengolahan sampah secara umum, Subiyana mengatakan di wilayahnya terdapat 19 bank sampah yang tersebar di 17 RW. Bank sampah di wilayahnya terbilang cukup aktif hingga menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah dan lembaga pendidikan. “Bank sampah sudah bergerak, bahkan ada satu bank sampah yang menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan maupun lembaga pemerintah, yakni menarik atau menerima sampah dari pelanggan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pertalite di SPBU Jogokariyan tidak dibatasi 5 liter per pengguna. SPBU mendapat kuota penjualan Pertalite 10 ton per hari.
Trump memerintahkan produk Kanada dihapus dari daftar pengadaan federal AS di tengah perang dagang yang kian memanas dengan Ottawa.
Dua kelompok disabilitas Kulonprogo mendapat bantuan InJourney Airports berupa fasilitas, pelatihan, dan pemberdayaan untuk menopang kemandirian.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe terhenti di perempat final US Open 2026 setelah kalah dari Ashlyn Krueger/Robin Montgomery.
Kondisi 5 gunung api status siaga hari ini, 9 September 2026, dari Anak Krakatau, Lewotobi Laki-laki, Merapi, Semeru hingga Sinabung.
Qasem Basir, rudal Iran yang dilaporkan digunakan menyerang kapal AS di Selat Hormuz, masih menunggu verifikasi independen.