514 Taruna Akmil Ikuti Kirab Perpisahan di Magelang
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Jogja, Krisnadi Setyawan.ist
Harianjogja.com, JOGJA–Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Jogja, Krisnadi Setyawan memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, alokasi anggaran pada program strategis khususnya yang langsung menyasar pada hajat hidup masyarakat bawah seperti MBG sangatlah tepat.
"Program MBG yang digulirkan pemerintah pusat disebut telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kota Jogja, puluhan dapur SPPG sudah dan sedang dibangun untuk menyiapkan makanan bergizi gratis bagi pelajar dan ibu hamil," kata Krisnadi, Kamis (21/8/2025).
BACA JUGA: Dana Transfer DIY Dipotong, Eko Suwanto: Pengaruhi Pencapaian Pembangunan
Dengan demikian, lanjutnya, potensi ekonomi yang akan digerakkan juga sangat besar mulai suplier bahan baku makanan. Begitu juga dengan tenaga kerja di setiap SPPG yang mencapai puluhan orang hingga munculnya pasar hasil pertanian perkotaan yang bisa mendukung kesuksesan program MBG ini.
"Kami berharap cash money yg berputar disektor riil ini terserap dengan baik dan meningkatkan daya beli masyarakat," harapnya.
Krisnadi juga menyatakan akan melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi fraud dan praktek pengambilan rente yang bisa menurunkan kualitas bahan makanan yang bisa berujung pada kejadian keracunan penerima manfaat MBG.
“Jadi sangat pantas kalau kita memberikan apresiasi dan wajib mengawal program Presiden Prabowo, yang telah membawa anggaran begitu besar ke Jogja jangan sampai ada praktek korupsi," kata anggota Komisi B DPRD Jogja itu.
"Dampaknya luar biasa inj semoga bisa menjadi penyemangat ditengah pemangkasan dana keistimewaan. Mari kita fokuskan anggaran pemerintah pusat utk kegiatan yang riil menyejahterakan masyarakat," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.