Renovasi Stadion Mandala Krida Tertunda, DPRD DIY Ungkap Fakta Penting
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi (tengah) saat memberikan keterangan usai unjuk rasa, Senin (1/9/2025). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD DIY pada Senin (1/9/2025) berjalan tertib dan damai. Sejak siang hingga sore, ratusan massa mendatangi gedung tersebut secara bergantian untuk menyampaikan aspirasi tanpa menimbulkan gangguan keamanan.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, mengapresiasi kondusivitas aksi tersebut. Menurutnya, unjuk rasa kali ini benar-benar murni sebagai sarana menyampaikan aspirasi tanpa ada indikasi penunggang kepentingan lain.
BACA JUGA: Demonstrasi di DPRD DIY Senin Siang, Ini Isi Tuntutannya
“Alhamdulillah, berkat kebersamaan kita, baik itu aparat, wakil rakyat, dan seluruh masyarakat Jogja sehingga hari ini tidak terjadi apa-apa. Teman-teman yang datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi ternyata murni tidak ditunggangi pihak-pihak lain,” ujar Nuryadi usai aksi unjuk rasa, Senin (1/9/2025).
“Yang kemarin kasihan kita sama teman-teman mahasiswa, gerakannya selalu ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab itu,” tambahnya.
Ia menuturkan bahwa momentum ini memperlihatkan kolaborasi nyata antara masyarakat dan wakil rakyat. Kesadaran menjaga DIY sebagai aset bersama menjadi landasan penting agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar bermanfaat dan aman.
Nuryadi mengatakan, DPRD juga membuka ruang selebar-lebarnya bagi mahasiswa maupun masyarakat umum untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
BACA JUGA: Siaga Satu, Buruh Siap Menjaga Gangguan Keamanan di Kawasan Industri
Nuryadi menambahkan bahwa masyarakat kini semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban dalam menyampaikan pendapat. Baginya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Jogja mampu menyeimbangkan tradisi demokrasi dengan kearifan lokal yang menjunjung kedamaian.
Sejalan dengan itu, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi menjaga suasana tetap kondusif. Ia menilai aksi hari ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap Jogja yang damai.
“Alhamdulillah semuanya cinta Jogja yang indah dan damai, sejuk untuk semuanya. Kita menghargai semua pihak bahwa hari ini semua yang ada di Jogja baik-baik saja,” ucap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
Google resmi meluncurkan Gemini Intelligence untuk Android, tetapi fitur AI canggih ini hanya tersedia di HP flagship tertentu dengan RAM minimal 12GB.
Juventus terancam gagal lolos ke Liga Champions usai kalah 0-2 dari Fiorentina dan turun ke posisi keenam klasemen Serie A.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.