Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, secara simbolis menanam pohon kantil di kompleks Kepatihan, Rabu (17/9/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mendorong pengelolaan sampah mandiri dan penghijauan kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini untuk mendukung gerakan Rukti Bumi, Reformasi Hijau Komplek Kepatihan Birokrasi Berbudaya Ramah Lingkungan.
Rukti Bumi ditandai secara simbolis dengna penanaman pohon kantil di sisi utara lapangan upacara kompleks Kepatihan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Rabu (11/9/2025). Bersama sejumlah kepala OPD, Sri Sultan juga meninjau pengelolaan sampah yang dijalankan di Kepatihan dengan mesin pencacah daun, biopori, maggot dan sebagainya.
BACA JUGA: Kuota Sampah Kota Jogja di TPA Piyungan Tersisa 2.400 Ton
Sri Sultan menjelaskan penghijauan kantor OPD selain untuk memberi pasokan oksigen juga lebih nyaman secara visual. “Jadi mata kita itu melihatnya kalau banyak tanaman lebih nyaman. Tamu datang itu ya melihatnya tidak terlalu panas,” ujarnya.
Di samping itu OPD juga diminta mengelola sampah secara mandiri sesuai dengan kemampuan masing-masing. “Misalnya dengan bikin biopori. Tapi itu tergantung sampahnya kan ada yang relative sedikit ada yang banyak,” katanya.
OPD juga bisa mendukung penghijauan dengan program penampungan air hujan sehingga lebih hemat air. “Tidak hanya sampah, tapi juga tampungan air hujan sehingga bisa untuk menyirami tidak perlu pakai air PDAM,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo, menuturkan masing-masing OPD timbulan sampah dan sumber daya manusianya berbeda. “Sehingga untuk OPD yang memang perlu penanganan sampah seperti di Kepatihan akan ada koordinasi tindak lanjut,” ungkapnya.
BACA JUGA: Sri Sultan HB X: Kita Harus Lebih Peka Terhadap Kondisi Masyarakat
DLHK DIY juga sudah menyampaikan ke OPD di lingkungan Pemda DIY untuk mengelola sampah dengan metode biopori dan melakukan penghijauan. “Tidak hanya OPD, harapan kami juga ke sekolah-sekolah juga demikian,” ucapnya,
DLHK DIY setiap tahun menganggarkan bibit pohon yang bisa digunakan masyarakat umum untuk penghijauan di wilayah masing-masing. Setiap tahun setidaknya disiapkan 10.000-15.000. “Tapi kalau dari kami kesiapannya di November sampai Desember, karena kalau sebelum musim hujan diberikan bibit, nanti malah pada mati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Raperda RTRW Gunungkidul disepakati DPRD dan bupati untuk ditetapkan menjadi perda. Regulasi baru diharapkan mendorong investasi yang taat aturan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 7 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jadwal lengkap Yogyakarta-Palur dan tarif KRL Rp8.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 7 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap dari pagi hingga malam.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.