ICBS 2026 Dorong Kopi Indonesia Masuk Rantai Bisnis Global
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul akan menanggung biaya pendaftaran warga miskin yang menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menjelaskan, saat ini sekitar 11,6 persen penduduk Bantul masuk kategori miskin. Pihaknya tengah mengkaji warga pra sejahtera itu untuk didaftarkan sebagai anggota KDMP dengan simpanan pokok dan wajib yang dibayar menggunakan dana Pemkab.
“Kalau selama ini Bantuan Langsung Tunai (BLT) hanya untuk konsumsi, coba akan kami dorong agar bantuan itu bisa produktif. Salah satunya melalui koperasi,” kata Halim, Selasa (23/9/2025).
BACA JUGA: Wajib Belajar Pra Sekolah, Bantul Siapkan Kapasitas Guru
Halim menyebut, KDMP diharapkan menjadi “perusahaan rakyat” yang kuat, mudah diakses, sekaligus menawarkan harga lebih murah karena jalur distribusi dipangkas. Pemkab sedang merancang kerja sama langsung, misalnya gas LPG dipasok dari Pertamina dan pupuk dari Pupuk Indonesia, sehingga harga di masyarakat bisa lebih terjangkau.
Selain warga miskin, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Bantul juga diwajibkan menjadi anggota KDMP. Strategi ini diyakini dapat memperkuat permodalan koperasi tanpa perlu bergantung pada pinjaman bank atau lembaga lain.
“Kalau modalnya besar dari anggota, KDMP tidak perlu mengandalkan utang yang jaminannya dana desa. Itu berisiko dan saya minta para lurah jangan berpikir hutang dulu, perbesar keanggotaannya,” kata Halim.
Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bantul, Hermawan Setiaji, menyampaikan bahwa ASN, PPPK, dan pamong desa akan menjadi pionir keanggotaan KDMP. Setelah itu, mereka diharapkan dapat mengajak masyarakat luas untuk ikut serta membangun kekuatan ekonomi bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
DPRD DIY meminta DTSEN tidak diterapkan kaku karena data bansos harus diuji dengan kondisi riil warga, termasuk pekerja informal dan pengguna pinjol.
Gus Kikin memastikan tetap menjaga kedekatan dengan PWNU Jatim meski lebih banyak bertugas di Jakarta sebagai Ketua Umum PBNU 2026–2031.
Sultan HB X menyoroti pengelolaan MBG di Sleman, terutama penyimpanan bahan makanan dan waktu memasak setelah 70 siswa diduga keracunan.
Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini berada di Laut Arab menuju Indonesia dan dijadwalkan tiba 17 September sebelum berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.