345 Keluarga Miskin Ekstrem Bantul Dibekali Modal Usaha dan Pelatihan
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kebakaran melanda sebuah gudang rongsok di Padukuhan Poyahan, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, Minggu (28/9/2025) malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Api membakar tumpukan plastik dan rumpun bambu, menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta.
Kabid Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto, menjelaskan kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian cepat merambat ke tumpukan plastik yang jumlahnya sekitar 3 ton.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Api kemudian membesar dan merambat ke tumpukan plastik pres serta rumpun bambu di lokasi tersebut,” ujar Irawan, Senin (29/9/2025).
BACA JUGA: 14 Kejadian Kebakaran Lahan Terjadi di Bantul
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik usaha rosok, Dwi, yang melihat kobaran api muncul dari bawah tumpukan plastik. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api semakin membesar hingga akhirnya dilaporkan ke BPBD Bantul.
Laporan masuk ke Pusdalops BPBD Bantul pukul 19.57 WIB. Dua armada pemadam, GM 05 dan GM 08, segera diberangkatkan bersama 21 personel. Petugas tiba di lokasi pukul 20.15 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan tuntas pada pukul 21.00 WIB.
Irawan menegaskan meski tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak, kebakaran ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat membakar sampah.
BPBD Bantul juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian darurat kebakaran melalui call center 112 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DKUKMPP dan BAZNAS Bantul membekali 345 keluarga miskin ekstrem dengan pelatihan dan modal usaha Rp2 juta untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Pemerintah menyiapkan Tol Japek 2 Selatan dan Tol Prosiwangi untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat.
Bhayangkara FC melepas 15 pemain dan mempertahankan sejumlah pemain kunci untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
Revisi Permenaker outsourcing diklaim rampung. Pekerja alih daya nantinya hanya diperbolehkan untuk empat jenis pekerjaan penunjang.
Kepala BGN Sudaryono meminta masyarakat melaporkan oknum yang mengatasnamakan dirinya untuk menekan petugas Program Makan Bergizi Gratis.