Ramaikan UMKM, PKS Bantul Berkomitmen Perkuat Ketahanan Pangan
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Pemadam Kebakaran - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kebakaran melanda sebuah gudang rongsok di Padukuhan Poyahan, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul, Minggu (28/9/2025) malam sekitar pukul 19.45 WIB.
Api membakar tumpukan plastik dan rumpun bambu, menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp25 juta.
Kabid Damkarmat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto, menjelaskan kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian cepat merambat ke tumpukan plastik yang jumlahnya sekitar 3 ton.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Api kemudian membesar dan merambat ke tumpukan plastik pres serta rumpun bambu di lokasi tersebut,” ujar Irawan, Senin (29/9/2025).
BACA JUGA: 14 Kejadian Kebakaran Lahan Terjadi di Bantul
Kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik usaha rosok, Dwi, yang melihat kobaran api muncul dari bawah tumpukan plastik. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api semakin membesar hingga akhirnya dilaporkan ke BPBD Bantul.
Laporan masuk ke Pusdalops BPBD Bantul pukul 19.57 WIB. Dua armada pemadam, GM 05 dan GM 08, segera diberangkatkan bersama 21 personel. Petugas tiba di lokasi pukul 20.15 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan tuntas pada pukul 21.00 WIB.
Irawan menegaskan meski tidak ada korban jiwa maupun warga terdampak, kebakaran ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat membakar sampah.
BPBD Bantul juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian darurat kebakaran melalui call center 112 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKS Bantul menggelar Milad ke-24 dengan bazar UMKM, layanan kesehatan gratis, dan santunan bagi masyarakat di Bantul.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.