Kulonprogo Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha
Dispertapang Kulonprogo memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Iduladha 2026 untuk mencegah PMK dan penyakit menular.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo sudah memulai pembangunan fasilitas untuk koperasi desa (Kopdes) Merah Putih. Setidaknya untuk saat ini ada empat titik lokasi yang dijadikan pembangunan untuk pengembangan Kopdes Merah Putih. Seluruh lokasi tersebut di empat kalurahan yang berbeda.
Sekda Kulonprogo, Triyono mengatakan, untuk pembangunan empat titik Kopdes Merah Putih ini sudah dilakukan ground breaking atau peletakan batu pertama. Empat titik itu di Kalurahan Kaligintung, Kalurahan Karangsari, Kalurahan Bugel dan Kalurahan Sidoharjo. Menurutnya, pembangunan fisik ini menjadi penanda dimulainya perjalanan koperasi sebagai pondasi utama ekonomi kerakyatan.
"Kita berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi soko guru perekonomian nasional dan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujar Eks Kepala Bapperida Kulonprogo ini.
Pengembangan Kopdes Merah Putih ini juga didukung penuh oleh Kodim 0731/Kulonprogo. Lantaran memang pelaksanaannya bersinergi antara TNI dan Pemkab Kulonprogo.
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperinkopUKM) Kulonprogo, Iffah Mufidati menambahkan, setiap pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di Bumi Binangun akan memanfaatkan ruang-ruang yang tidak terpakai. Selain di empat kalurahan ini juga akan dibangun di beberapa lokasi baru.
"Target kami adalah membangun 88 Kopdes Merah Putih di Kulonprogo sesuai total keseluruhan kalurahan di Kulonprogo," ungkapnya.
Iffah berharap, seluruh gerai Kopdes Merah Putih di Kulonprogo dapat menyesuaikan potensi lokal masing-masing daerah. Sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kebermanfaatannya dapat dirasakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispertapang Kulonprogo memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Iduladha 2026 untuk mencegah PMK dan penyakit menular.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.