Kerap Mencuri, Remaja di Bantul Dibina di Sentra Antasena Magelang
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, JOGJA—Proses lelang jabatan untuk enam posisi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau pejabat eselon IIb di lingkungan Pemkab Bantul telah memasuki tahap akhir. Panitia seleksi dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) kini sudah mengantongi total 18 nama kandidat.
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Bantul, Isa Budi Hartomo, menyatakan keputusan final kini berada di tangan Bupati Bantul untuk memilih satu nama dari masing-masing tiga besar kandidat yang lolos.
“Setiap jabatan sudah ada tiga besar hasil seleksi. Jadi dari enam formasi, totalnya ada 18 nama. Semuanya sudah selesai tahapannya, tinggal menunggu keputusan akhir dari Pak Bupati,” kata Isa, Senin (27/10/2025).
Menurutnya, seluruh proses seleksi berlangsung transparan dan akuntabel, mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi, hingga tahap presentasi dan wawancara. “Nilai dari setiap tahapan sudah masuk sistem BKN. Sekarang tinggal menunggu hasil final dari pusat dan keputusan Bupati,” ujarnya.
Adapun enam jabatan yang dilelang kali ini antara lain Kepala BKPSDM, Kepala Pelaksana BPBD, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK), serta Kepala DPUPKP.
Isa menambahkan, jika seluruh proses administrasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah selesai, pelantikan bisa digelar sebelum akhir tahun. “Idealnya memang akhir tahun, supaya pejabat baru bisa langsung bekerja dan menyesuaikan dengan target kinerja yang harus diselesaikan sebelum penutupan anggaran,” katanya.
Sekretaris BKPSDM Bantul, Triyanto menjelaskan, seleksi terbuka ini berlangsung sejak 22 September hingga 6 Oktober 2025. “Tahapannya cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan berkas administrasi, uji kompetensi manajerial dan sosiokultural, penulisan serta presentasi makalah, hingga wawancara. Semua dilakukan secara transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Triyanto menambahkan, panitia seleksi kini tinggal menunggu keputusan final dari Bupati soal kandidat pejabat yang akan dilantik. Setelah itu, formasi pimpinan di lingkup pemerintahan setempat sudah kembali terisi dengan pejabat definitif agar roda birokrasi berjalan efektif pada tahun-tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Remaja 15 tahun di Bantul yang kerap mencuri sempat bersembunyi di plafon rumah saat dijemput untuk rehabilitasi. Setelah dibujuk, ia akhirnya menjalani pembina
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan keberangkatan dari Jogja mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
KPK menyambut positif pembentukan tim penyidik Kejagung untuk menangani kasus Febrie Adriansyah yang kini masih berstatus saksi.
KPPU telah memutus enam perkara persaingan usaha hingga Juni 2026 dengan total denda Rp767 miliar. Enam perkara lainnya masih diproses.
BKPM mengungkap lelang pengembangan sistem OSS senilai Rp26,46 miliar gagal karena tidak ada penyedia yang sanggup menyelesaikan proyek.
Polres Bantul menangkap dua pelaku pembobolan toko kelontong di Jambidan berbekal rekaman CCTV dan sidik jari. Kerugian korban mencapai Rp12,5 juta.