148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Ilustrasi Puskesmas - ist/Kemenkes
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan Sleman menerima mesinHeart Rate Variability (HRV) baru yang dibiayai Dana Keistimewaan untuk memperkuat skrining dan pengembangan Smart Dinkes Sembada.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Seruni Angreni Susila, mengatakan mesin HRV terbaru ini dapat digunakan untuk membantu kabupaten/kota lain di DIY, terutama dalam acara-acara keistimewaan.
“Kalau HRV Analyzer yang kami luncurkan di Sleman City Hall kemarin itu model terbaru,” kata Seruni saat dihubungi, Jumat (12/12/2025).
Mesin HRV model terbaru tersebut ditempatkan di Kantor Dinkes Sleman dan akan dibawa dalam program skrining ke sekolah, perkantoran, maupun area publik dengan sasaran masyarakat rentan atau berisiko tinggi.
Sleman juga memiliki empat mesin HRV lain yang dimiliki oleh Puskesmas Gamping 1, Godean 1, Depok 3, dan Ngaglik 1. Pengadaan empat mesin ini menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat dan penggunaannya didasarkan atas indikasi tertentu.
“Kalau mau mengakses HRV untuk keperluan skrining di Puskesmas memang belum masuk program BPJS Kesehatan atau paket cek kesehatan gratis, sehingga dikenai biaya,” katanya.
Mengenai Smart Dinkes Sembada (SDS), sistem ini memiliki kemiripan dengan program Satu Sehat Kementerian Kesehatan RI. Sebenarnya, SDS telah diluncurkan sebelum era Satu Sehat Kemenkes, namun pengembangannya menjadi semakin pesat dalam dua hingga tiga tahun belakangan.
Lantaran banyak daerah melakukan kaji banding terhadap SDS, Dinkes merasa penting agar sistem ini mendapat hak paten.
“Biar tim IT Vendor juga tidak sembarangan menjual ke daerah lain, mengingat fitur-fitur yang dimunculkan adalah hasil olah pikir dari Dinkes Sleman berdasarkan evaluasi pengguna [tenaga kesehatan Puskesmas] maupun berbagai macam pengelola program kesehatan prioritas,” ucapnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengapresiasi seluruh insan kesehatan atas kerja keras dan pelayanan terbaik yang telah diberikan kepada masyarakat, serta prestasi yang ditorehkan insan kesehatan Kabupaten Sleman selama ini. Danang juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengutamakan kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar agar tercipta budaya sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan melalui penguatan layanan primer dan peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
Dengan inovasi Smart Dinkes Sembada, ia berharap ini menjadi awal dalam upaya transformasi digital di sektor kesehatan yang bertujuan memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat. “Kita tidak hanya merayakan capaian, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kita untuk menjaga kesehatan di masa depan,” kata Cahya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Dubai meluncurkan program "A Dubai Invite" yang menawarkan hadiah hingga 3.000 dirham bagi warga yang mengajak wisatawan asing berkunjung.
Sebanyak 17 dapur Program Makan Bergizi Gratis di DIY berstatus suspend. Mayoritas penghentian sementara dipicu persoalan sanitasi, IPAL, dan kelengkapan operas
Pembaruan data desil bansos kini bisa dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos. Simak langkah-langkah lengkapnya agar tetap terdaftar sebagai penerim
BTS dikabarkan tidak akan mengajukan karya mereka untuk Grammy Awards 2027. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan pandangan mereka terhadap kategori baru
BKN memastikan seleksi sekolah kedinasan 2026 segera dibuka. Lulusan berpeluang langsung menjadi CPNS dengan gaji pokok hingga Rp4,5 juta dan tunjangan kinerja