Bantul Tak Mau Salah Pilih Pengelola Baru Kawasan Industri Piyungan
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Kabupaten Bantul diproyeksikan tetap mengalami surplus produksi padi pada 2026. Dengan target luasan tanam padi mencapai 35.000 hektare, wilayah ini diharapkan kembali mengulang capaian produksi komoditas itu pada tahun lalu.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengatakan, produktivitas padi di Bantul tergolong tinggi. Rata-rata produksi gabah kering panen (GKP) mencapai sekitar 8 ton per hektare, sementara gabah kering giling (GKG) berada di kisaran 6,4 ton hingga 6,5 ton per hektare.
“Kalau irigasi berjalan baik dan tidak ada kendala, kami optimistis petani bisa memanfaatkan umur padi yang relatif pendek untuk meningkatkan indeks pertanaman. Dengan IP 400, minimal bisa panen tiga kali dalam setahun,” ujar Joko, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Joko, pada 2025 total produksi GKG Bantul tercatat hampir 199.000 ton. Jika dikonversi menjadi beras, jumlahnya mencapai sekitar 130.000 ton. Angka tersebut jauh di atas kebutuhan konsumsi beras penduduk Bantul.
Berdasarkan data Susenas 2024, konsumsi beras masyarakat Bantul tercatat 62,54 kilogram per kapita per tahun. Dengan kebutuhan tersebut, Bantul mengalami surplus beras sekitar 65.000 hingga 70.000 ton per tahun.
"Tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga keberlanjutan irigasi dan stabilitas hasil panen, karena masalah pupuk dan hama tidak terlalu signifikan bagi petani," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul akan lebih selektif menentukan pengelola baru Kawasan Industri Piyungan setelah PT YIP didepak. Rekam jejak perusahaan menjadi perhatian utama.
Kejari Surabaya menyetorkan Rp9,05 miliar hasil rampasan kasus TPPU judi online ke kas negara dan terus menelusuri aliran dana ke luar negeri.
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Dugaan jual beli seragam di SMPN 1 Jetis di Bantul diadukan ke ORI DIY. Dikpora Bantul menyebut sekolah tidak terlibat dalam pengadaan seragam.
Kabinet Merah Putih memaparkan 12 capaian strategis hingga Juli 2026, mulai dari ketahanan pangan, energi, BUMN, hingga pasar karbon.
KPK mengangkut dua mobil sitaan dari Pendopo Bupati Lombok Barat dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap proyek senilai Rp12,4 miliar.