Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Wisatawan membajak sawah di Desa Wisata Candran, Bantul/Ist-Dinas Pariwisata Bantul
Harianjogja.com, BANTUL — Musrenbang RKPD Kabupaten Bantul Tahun 2027 resmi digelar di tingkat kapanewon dengan fokus pada pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang inklusif serta berkelanjutan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta pada Senin (26/1/2026).
Forum perencanaan tersebut melibatkan jajaran perangkat daerah, Panewu, unsur Forkopimkap, perwakilan kalurahan, tokoh masyarakat, hingga para pemangku kepentingan sebagai upaya menyelaraskan aspirasi warga dengan arah pembangunan Kabupaten Bantul Tahun 2027.
Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menyerap berbagai usulan pembangunan dari tingkat kalurahan agar sejalan dengan kebijakan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Aris Suharyanta menegaskan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang dialog untuk merumuskan solusi nyata atas persoalan pembangunan di wilayah kapanewon.
“Melalui Musrenbang ini, kami harapkan lahir kesepakatan atas berbagai solusi pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Pembangunan di tingkat kapanewon juga harus terintegrasi dengan pembangunan wilayah serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah agar pelaksanaannya tepat sasaran,” ujar Aris.
Ia turut menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, kapanewon, kalurahan, serta seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
Menurut Aris, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Panewu Kapanewon Dlingo Marji Hidayat mengungkapkan wilayahnya memiliki beragam destinasi wisata unggulan yang berpotensi besar menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Potensi tersebut, lanjut Marji, diperkuat oleh kekayaan budaya lokal serta produk ekonomi kreatif yang terus berkembang di tengah masyarakat.
“Musrenbang ini jadi ruang partisipatif untuk menyatukan aspirasi dan komitmen bersama, sehingga perencanaan pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan daerah,” kata Marji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.