Sleman Ingatkan Risiko Zoonosis di Balik Kedekatan Manusia dan Anabul
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Harga daging sapi di Kabupaten Sleman terpantau stabil dan tidak terdampak isu kenaikan harga yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman memastikan kondisi harga serta pasokan masih terkendali di pasar-pasar tradisional.
Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Bidang Perdagangan Disperindag Sleman, Fitriana Nurhayati, menyampaikan bahwa hasil pemantauan di sejumlah pasar menunjukkan harga daging sapi di Bumi Sembada masih sejalan dengan rata-rata wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Harga daging sapi paha belakang tercatat berada di kisaran Rp140.714 per kilogram, sedangkan paha depan berada di angka Rp139.286 per kilogram. Data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan rutin Disperindag Sleman di pasar tradisional.
Menurut Fitriana, hingga saat ini belum terlihat adanya lonjakan permintaan yang signifikan sehingga harga masih relatif terkendali. Disperindag Sleman terus melakukan pengawasan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi gejolak harga di tingkat pedagang.
Sementara itu, Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih, menegaskan bahwa dari sisi pasokan, kondisi daging sapi di Sleman tergolong aman. Hal tersebut berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman.
“Saat ini memang sudah mulai terlihat ada sedikit peningkatan lalu lintas ternak masuk ke Sleman dan prediksi pasokan sampai dengan menjelang Ramadan 1447 H cukup aman dan stabil,” kata Mae Rusmi dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, peningkatan arus masuk ternak justru menjadi sinyal positif dalam menjaga ketersediaan daging sapi menjelang periode permintaan tinggi. Disperindag Sleman bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan guna menjaga stabilitas pasar serta daya beli masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Pratikno menyebut Wantimpres berisi tokoh nasional beragam latar belakang yang siap memberi saran dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Mitchell Baker sudah mencetak 9 gol dalam 7 laga Timnas Indonesia, melewati 7 gol Ole Romeny yang dikoleksi dari 13 penampilan.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital