Hari Jadi Bantul Jadi Momentum Benahi Mutu dan Fasilitas Pendidikan
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 10 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Bantul hampir rampung dibangun, namun hingga kini belum difungsikan karena masih menunggu kebijakan peresmian dari pemerintah.
Gerai-gerai tersebut tersebar di sejumlah kalurahan, di antaranya Tirtonirmolo (Kasihan), Trimurti (Srandakan), Selopamioro, Wukirsari, dan Girirejo (Imogiri). Selain itu, pembangunan juga dilakukan di wilayah Pleret, Murtigading dan Srigading (Sanden), Baturetno (Banguntapan), serta Donotirto (Kretek).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menyampaikan bahwa progres pembangunan secara umum telah sesuai target.
“Rata-rata sudah selesai dan hampir selesai,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Belum Beroperasi, Tunggu Arahan Pusat
Meski pembangunan fisik telah rampung, pemanfaatan gerai belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pemkab Bantul masih menunggu kebijakan lanjutan terkait operasional dan peresmian gerai KDMP.
“Untuk peresmian menunggu kebijakan lebih lanjut,” kata Prapta.
Diketahui, pembangunan gerai ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dengan PT Agrinas serta melibatkan unsur TNI.
Ke depan, gerai KDMP dirancang menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat desa. Layanan utama meliputi penjualan beras, sembako, pupuk, hingga menjadi pangkalan distribusi gas.
Tak hanya itu, gerai juga akan menyediakan layanan tambahan seperti penjualan alat tulis kantor (ATK) serta fasilitas pembayaran daring untuk berbagai tagihan, termasuk listrik.
Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro, mengungkapkan bahwa bangunan gerai di wilayahnya bahkan sudah selesai sejak beberapa waktu lalu, namun belum difungsikan.
“Kami masih menunggu arahan,” ujarnya.
Lokasi gerai yang strategis menjadi nilai tambah tersendiri. Beberapa gerai berada dekat dengan sekolah dan pondok pesantren, sehingga berpotensi memperluas layanan, termasuk penyediaan kebutuhan pelajar.
“Di dekat gerai ada sekolah, sehingga kami akan membuka layanan ATK untuk memenuhi kebutuhan anak-anak sekolah,” jelas Susilo.
Seusai seluruh proses administrasi dan peresmian rampung, gerai KDMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus mempermudah akses layanan kebutuhan dasar masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Dispar Sleman optimistis dua ajang lari pada 23 Agustus 2026 mampu menarik lebih banyak wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal
Nanik Deyang mundur dari Kepala BGN karena alasan kesehatan, namun menegaskan tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis.
Harga pangan nasional 22 Juli 2026 bergerak variatif. Bawang dan sebagian cabai turun, sementara beras medium, telur, dan minyak curah naik.
Sistem buka tutup dan contraflow kembali berlaku di Simpang Tiga Piyungan hingga akhir Juli 2026 seiring proyek rigid beton dilanjutkan.
Kemenperin menilai lonjakan impor truk berpotensi menekan industri otomotif, investasi, utilisasi pabrik, dan penyerapan tenaga kerja