SPMB Sleman 2026: Hanya 6 Lomba Diakui di Jalur Prestasi Khusus
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Panen padi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN— Produksi gabah kering giling (GKG) di Kabupaten Sleman pada Triwulan I 2026 menunjukkan lompatan signifikan dibanding periode sama 2025. Total produksi Januari hingga Maret 2026 mencapai 48.069,20 ton, naik sekitar 21,03% dari 39.717,05 ton pada 2025.
Lonjakan ini terutama ditopang kenaikan produksi yang terus meningkat dari bulan ke bulan di 2026. Pada Januari 2026 tercatat 9.653,19 ton, kemudian naik menjadi 15.104,27 ton pada Februari, dan melonjak lagi menjadi 23.311,75 ton pada Maret. Pola peningkatan tahun ini mirip 2025, namun volume Gabah lebih tinggi dan distribusi panen terasa lebih merata, tidak lagi tajam hanya di Maret.
Secara kewilayahan, sejumlah kapanewon menjadi penyumbang utama. Kapanewon Kalasan mencatat produksi tertinggi pada Maret 2026 dengan 3.044,08 ton. Kapanewon Sleman dan Tempel juga menunjukkan kenaikan signifikan, masing-masing mencapai 2.826,53 ton dan 2.600,75 ton.
Namun, tidak semua kawasan menikmati tren sama. Kapanewon Gamping dan Mlati tercatat relatif stagnan atau hanya fluktuatif. Secara agregat, peningkatan di berbagai wilayah tetap mampu mendongkrak total produksi kabupaten.
Faktor penyumbang di antaranya pergeseran masa tanam, kondisi cuaca, ketersediaan air irigasi, serta program intensifikasi pertanian dan optimalisasi lahan pertanian.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman, Siti Rochayah Dwi Mulyani, mengatakan program penyerapan gabah oleh Bulog berjalan pada 2026 dengan harga Rp6.500 per kilogram, sama seperti 2025.
“Teman-teman penyuluh pertanian lapangan setiap hari terus mendampingi petani yang mau menjual gabahnya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Skema penyerapan tahun ini dilakukan melalui mitra Bulog, berbeda dengan 2025 saat Bulog turun langsung ke lapangan. Koordinasi dilakukan melalui grup komunikasi yang melibatkan penyuluh, kelompok tani, dan mitra.
“PPL tinggal melaporkan di grup kalau ada kelompok tani mau panen. Mitra nanti akan datang. Apapun kualitas gabah petani akan diserap,” katanya.
PPL Cangkringan, Deni, menyebut sejumlah kelompok tani di Kalurahan Argomulyo dan Wukirsari telah memanfaatkan skema ini, meski volume gabah yang terserap belum dirinci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.