Pemulihan SDN Kokap Pascalongsor Hampir Rampung, Siswa Ditargetkan Belajar Aman
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Sayuran hijau. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, KULONPROGO— Keterbatasan lahan tidak menghalangi warga Padukuhan Kragon II, Kalurahan Palihan, Kapanewon Temon, Kulonprogo, untuk mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Berbekal kreativitas memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam, ibu-ibu PKK berhasil mengubah pekarangan sempit menjadi kebun produktif yang menghasilkan beragam sayuran, bumbu dapur, hingga buah-buahan. Upaya yang dilakukan secara konsisten itu bahkan mengantarkan Padukuhan Kragon II meraih predikat terbaik dalam Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapangmas) tingkat Daerah Istimewa Jogja (DIY).
Berawal dari kegemaran berkebun, warga perlahan mengembangkan pemanfaatan barang bekas menjadi media tanam. Kini, berbagai kebutuhan dapur dapat dipenuhi langsung dari lingkungan rumah tanpa harus selalu bergantung pada pasar.
Beragam tanaman tumbuh subur di media galon bekas, mulai dari cabai, tomat, terong, bayam, kangkung, seledri, mangga, kelengkeng hingga belimbing wuluh. Hasil panen tersebut menjadi penopang kebutuhan pangan keluarga meski sebagian besar rumah di Padukuhan Kragon II memiliki lahan yang terbatas.
"Program ini tidak bisa instan, butuh waktu dan proses yang panjang," ujar Ketua TP PKK Kalurahan Eti Martini kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Berawal dari Kreativitas Mengolah Lahan Sempit
Eti Martini menjadi sosok yang menginisiasi gerakan pemanfaatan pekarangan di kawasan relokasi tersebut. Menurutnya, keterbatasan ruang justru menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih kreatif memanfaatkan barang bekas, seperti galon dan botol plastik, sebagai media tanam.
Melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), warga bergotong royong menanam berbagai komoditas yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Keterbatasan lahan di sini justru menantang kami untuk kreatif memanfaatkan barang bekas seperti galon. Melalui Kelompok Wanita Tani, kami bergotong royong menanam bersama agar hasilnya dapat dirasakan seluruh warga," ungkap Eti.
Ia menjelaskan keberhasilan program tersebut tidak diperoleh dalam waktu singkat. Pendampingan yang berkelanjutan, kedisiplinan warga merawat tanaman setiap hari, serta dukungan bibit dan media tanam dari perangkat daerah menjadi faktor penting yang mendorong keberhasilan program.
Raih Penghargaan Ketapangmas Tingkat DIY
Konsistensi warga dalam mengembangkan kebun pekarangan akhirnya membuahkan prestasi. Padukuhan Kragon II dinobatkan sebagai peraih predikat terbaik Program Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas (Ketapangmas) tingkat DIY.
Program Ketapangmas dinilai mampu memperkuat kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah sekaligus menjadi salah satu upaya mendukung pencegahan stunting di tingkat masyarakat.
Ketua TP PKK Kulonprogo, Nuraini Mufida, mengatakan ketahanan pangan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
"Isu ketahanan pangan adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga dan peningkatan kualitas SDM sejak dini. Melalui kolaborasi Ketapangmas, gerakan di tingkat tapak akan lebih terarah dan berdampak luas. Saya mengimbau seluruh kader segera menindaklanjuti arahan ini di wilayah masing-masing," jelas Nuraini.
Keberhasilan Padukuhan Kragon II menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk membangun ketahanan pangan. Melalui inovasi sederhana memanfaatkan galon bekas dan semangat gotong royong, warga mampu menghadirkan sumber pangan mandiri sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih produktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revitalisasi SDN Kokap di Kulonprogo pascalongsor mencapai 90 persen. Disdikpora menargetkan sekolah kembali aman dan nyaman untuk belajar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.