Infrastruktur Strategis Bermunculan di Temon, DPRD Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Khairul Ma\'arif
Khairul Ma\'arif Jum'at, 23 Oktober 2026 21:47 WIB
Infrastruktur Strategis Bermunculan di Temon, DPRD Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Foto ilustrasi jalan tol. - Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO—DPRD Kulonprogo mendorong pemerintah kabupaten memperkuat sektor pertanian dan perekonomian lokal di Kapanewon Temon seiring hadirnya infrastruktur strategis di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA). Keberadaan bandara, rencana pembangunan exit tol, serta pengembangan embarkasi haji diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Kulonprogo, Nasib Wardoyo, menilai berbagai pembangunan tersebut berpotensi memberikan efek berganda bagi kawasan Temon dan wilayah sekitarnya. Namun, peluang itu perlu direspons melalui perencanaan yang terintegrasi agar manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan pada sektor transportasi dan mobilitas.

"Pentingnya memastikan keberadaan berbagai infrastruktur strategis di Kulonprogo tidak hanya berdampak pada konektivitas dan mobilitas tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," katanya saat dihubungi, Kamis (22/10/2026).

Menurut Nasib, Pemkab Kulonprogo perlu memastikan keberadaan infrastruktur di Bumi Binangun dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penguatan ekonomi lokal menjadi salah satu hal yang perlu disiapkan agar pembangunan strategis di kawasan YIA turut mendukung aktivitas usaha dan perekonomian warga.

Infrastruktur Temon Perlu Dibarengi Penguatan Pertanian

Nasib menekankan sektor pertanian perlu mendapat perhatian pemerintah daerah karena menjadi salah satu bagian penting dalam perekonomian Kulonprogo. Kehadiran Bandara YIA, rencana pengembangan akses melalui exit tol, serta pengembangan embarkasi haji diharapkan dapat memperluas peluang pasar bagi produk pertanian.

Menurut dia, meningkatnya arus orang dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut juga berpotensi membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk dan layanan yang lebih kompetitif.

"Peningkatan arus orang dan aktivitas ekonomi juga dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk dan layanan yang memiliki daya saing," lanjutnya.

Karena itu, penguatan sektor pertanian perlu berjalan seiring dengan perkembangan infrastruktur. Pemerintah daerah diharapkan mampu mempersiapkan sektor tersebut agar masyarakat dan pelaku usaha lokal dapat memanfaatkan peluang pasar yang muncul dari meningkatnya konektivitas kawasan.

DPRD Dorong Pengembangan Ekonomi secara Terintegrasi

Komisi II DPRD Kulonprogo mendorong agar potensi ekonomi yang muncul dari pembangunan infrastruktur disiapkan secara terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, pembangunan di sekitar Bandara YIA diharapkan dapat menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat.

Selain pertanian, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta bidang ekonomi lainnya juga perlu mendapat perhatian. Kesiapan berbagai sektor tersebut dinilai penting agar pertumbuhan aktivitas di kawasan Temon dapat diikuti dengan berkembangnya usaha masyarakat.

Penguatan konektivitas, dengan demikian, perlu disertai upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku ekonomi lokal. Infrastruktur tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pendukung transportasi, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak kegiatan ekonomi daerah.

Nasib mengingatkan agar masyarakat Kulonprogo tidak hanya menjadi penonton ketika berbagai pembangunan strategis berlangsung di wilayah mereka.

"Jangan sampai warga Kulonprogo hanya menjadi penonton disaat banyak infrastruktur pendukunh di wilayahnya," jelas Nasib.

DPRD Kulonprogo berharap pembangunan bandara, akses jalan tol, dan pengembangan embarkasi haji dapat diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat. Dengan persiapan yang terintegrasi, potensi pembangunan tersebut diharapkan mampu memperluas pasar produk pertanian, mendorong pertumbuhan UMKM dan perdagangan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar kawasan YIA.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online