Gelar FKP, Disdikpora Bantul Siapkan Standar Layanan Peminjaman Stadion
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
BPN Jogja menyiapkan bukti untuk menghadapi gugatan yang dilayangkan oleh warga Sosrokusuman di PTUN.
Harianjogja.com, JOGJA — Badan Pertanahan Negara (BPN) Jogja tengah menyiapkan bukti-bukti sebagai jawaban atas gugatan warga Sosrokusuman di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam sengketa jalan kampung antara warga dan pengelola mal.
"Berkas sedang disusun, sedang dipersiapkan untuk di pengadilan," ujar staf Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), BPN Jogja Muchammad Handian saat ditemui Harianjogja.com, di kantor BPN Jogja, Jalan Kusumanegara, Selasa (26/1/2016).
Dia menjelaskan, persoalan sengketa jalan kampung di Sosrokusuman, Suryatmajan, Danurejan, itu ditangani oleh Bagian Sengketa Tanah di intansinya. Namun, pihaknya belum bisa menyampaikan pada media terkait berkas yang dipersiapkan tersebut.
"Yang menangani belum bisa menyampaikan keterangan, karena berkasnya masih disusun." ujar Hardian.
Warga Sosrokusuman menggugat kepala BPN Kota Jogja ke PTUN pada 31 Desember lalu karena BPN dianggap tidak teliti dalam menerbitkan sertifikat hak guna bangunan (HGB) milik warga Sosrokusuman dan HGB milik pengelola mal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mabes TNI memantau TMMD ke-130 di Bantul. Progres pembangunan talut mencapai 55%, cor beton 65%, serta jalan dan gorong-gorong 85%.
Pemkot Jogja menyiapkan bantuan biaya pengobatan bagi korban kericuhan Malioboro ber-KTP Jogja yang belum tercover pembiayaan kesehatan.
Lima tokoh dan kelompok seni budaya Kulon Progo menerima penghargaan 2026 atas kiprah mereka melestarikan tradisi dan kesenian lokal.
LBH Jogja mengungkap dugaan awal kericuhan Malioboro pada 28 Oktober 2026, termasuk serangan terhadap demonstran dan pengerahan polisi.
DPMPTSP Sleman mencatat 733 usaha vila dan homestay hingga 26 Oktober 2026, terdiri atas 323 vila dan 410 homestay.