Cegah Banjir, Gunungkidul Usulkan Pengerukan 20 Sungai
Sebanyak 20 aliran sungai di Gunungkidul diusulkan dikeruk untuk mengurangi sedimentasi dan menekan risiko banjir saat musim hujan.
Audit penggunaan dana desa 2015 di Gunungkidul terkendala. Selain jumlah personel Inspektorat Daerah yang terbatas, audit juga terkendala aturan.
Harianjogja.com, WONOSARI — Pemeriksaan penggunaan dana desa 2015 yang dilakukan oleh Inspektorat Daerah Gunungkidul tidak bisa menyentuh 144 desa di wilayah tersebut.
Selain jumlah personel yang terbatas, audit juga terkendala adanya aturan bahwa setiap tahunnya inspektorat hanya bisa melakukan pemeriksaan maksimal 100 objek.
“Kami jelas tidak bisa menyasar ke seluruh desa. namun kami telah menyiapkan strategi agar pemantauan tetap bisa dilakukan,” ujar Inspektur Inspektorat Daerah Gunungkidul Sujarwo, Selasa (26/1/2016).
Menurut dia, desa yang belum tersentuh audit, pemeriksaan dilakukan dengan melihat kas opname pembukuan keuangan di desa yang bersangkutan. Sujarwo mengakui, metode ini memang tidak bisa menyentuh secara detail keuangan di desa, namun harapannya langkah ini bisa memperlihatkan transparansi keuangan yang ada.
Selain penerapan model kas opname, audit keuangan desa akan dilakukan secara bergantian. Bagi 54 desa yang diperiksa di tahun ini, inspektorat tidak akan melakukan pemeriksaan di tahun depan dan hanya akan dilihat dari kas opname yang dimiliki.
“Saling bergantian. Tahun ini yang masih dilihat dari kas opname, maka akan diperiksa secara detail di tahun depan. Konsep itu akan terus digunakan, guna menyiasati aturan yang ada,” sambung dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 20 aliran sungai di Gunungkidul diusulkan dikeruk untuk mengurangi sedimentasi dan menekan risiko banjir saat musim hujan.
Harga kambing di Gunungkidul anjlok hingga Rp250.000 per ekor. Peternak mengeluhkan biaya pakan mahal dan keuntungan yang menipis.
Polisi menyelidiki kematian Ayudiah Rivana, atlet silat Semarang di Porprov Jateng 2026, setelah menjalani operasi patah jari tangan.
Disperindag Sleman menjajaki tenant kuliner dan pusat oleh-oleh di Pasar Prambanan untuk menarik anak muda mulai 2027.
Kelompok muda Jerman Gen Z Regelt menyiapkan demo 31 Oktober dan menuntut pendidikan, perlindungan iklim, serta penolakan wajib militer.
Polda Metro Jaya membebaskan 19 orang yang ditangkap terkait demo Jakarta pada 28 Oktober 2026 setelah pemeriksaan oleh penyidik.