Operasi Patuh Progo 2026 di Gunungkidul, Ini 8 Sasaran Penindakan
Operasi Patuh Progo 2026 di Gunungkidul berlangsung 26 Oktober–8 November. Simak delapan sasaran penindakan dan pembagian sanksi pelanggaran.
Seorang pesepeda sedang melintas di jalur pemasangan pipa baru milik PDAM Tirta Handayani di Jalan Taman Bhakti, Wonosari, Kamis (29/9/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya melakukan peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Untuk tahun ini, Dinas Perkejaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp3,5 miliar untuk perluasan pelayanan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Tepus, Rongkop dan Girisubo.
Kepala DPUPRKP Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan, anggaran Rp3,5 miliar digunakan untuk pengadaan jaringan pipa dan tambahan mesin pompa. Rencananya instalasi tersebut akan diserahkan ke PDAM Tirta Handayani guna memperluas jaringan pelayanan di tiga kecamatan.
“Untuk pengadaan masih dalam proses. Sendang sasaran perluasan pelayanan difokuskan di Tepus, Rongkop dan Girisubo,” kata Eddy, Kamis (7/9/2017).
Menurut dia, tiga kecamatan tersebut merupakan daerah yang jadi fokus pemkab dalam memberikan pelayanan air bersih. Pasalnya, selama ini keberadaan instalasi jaringan milik PDAM masih belum maksimal.
“Harapannya dengan program perluasan dapat meningkatkan kualitas pelayanan untuk lebih baik lagi. Terlebih lagi di daerah ini terkenal menjadi langganan kekeringan saat kemarau,” ujarnya.
Salah seorang warga Desa Jerukwudel, Girisubo Dendi Prasetya tidak menampik jaringan instalasi PDAM sudah masuk ke desanya. Namun demikian, pelayanan air bersih belum menjangkau seluruh wilayah. Selain itu, pasokan air yang masuk ke rumah pelanggan juga belum stabil. “Airnya masih sering tidak lancar, kadang nyala dan terkadang tidak,” katanya.
Menurut dia, kualitas pelayanan yang dimiliki PDAM masih perlu ditingkatkan. Dendi menyontohkan, meski berada di satu wilayah yang sama terdapat perbedaan terhadap pasokan air ke pelanggang.
Pasalnya, konsumen yang langsung tersambung instalasi pipa utama mendapatkan pasokan yang lebih lancar. sedang bagi warga yang mendapatkan pelayanan dari pipa tambahan agak kesulitan.
“Biasanya aliran yang tidak lancar banyak dialami oleh pelanggan yang rumahnya jauh dari lokasi jalan yang terpasang pipa utama,” tuturnya.
Pernyataan Dendi ini diamini oleh Kepala Desa Pucung, Girisubo, Bambang Untara. Menurut dia, di wilayahnya belum terjangaku layanan air milik PDAM. “Kami sudah berkirim surat, tapi hingga sekarang belum terrealisasi pelayanan tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Operasi Patuh Progo 2026 di Gunungkidul berlangsung 26 Oktober–8 November. Simak delapan sasaran penindakan dan pembagian sanksi pelanggaran.
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Polresta Sleman mengungkap dugaan perakitan senjata api ilegal di Turi dan mengamankan dua tersangka serta sejumlah senjata dan amunisi.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur dari Hylo Open 2026 setelah Daniel mengalami nyeri lutut kiri saat latihan.
KPK menggeledah kantor Bea Cukai Kudus dan PT Djarum dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi importasi barang.
Mahasiswa, pengemudi ojol, dan suporter berunjuk rasa di Jogja, menyoroti kebijakan pemerintah, kebebasan sipil, upah, dan kasus Mandala Krida.