Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sebuah rumah milik, Pujo Wiyono, 73, warga Dusun Ringin Ardi, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih ludes dilalap api pada Sabtu (17/11/2018) sore. Kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kulon Progo, Tugianto, mengatakan kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Namun baru diketahui beberapa saat setelah api membesar.
Kontstruksi rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api cepat menjalar. Walhasil proses pemadaman baru selesai sekitar pukul 18.30 WIB.
"Api menjalar dengan cepat karena hampir seluruh konstruksi rumah dari kayu. Pemadaman kita dibantu oleh kepolisian, sejumlah relawan dan warga," pungkas dia," ucap Tugiyanto, Minggu (18/11/2018).
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian rumah tengah kosong ditinggal pemiliknya. Namun kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp30 juta mengingat rumah beserta isinya ludes terbakar.
Menyoal penyebab kebakaran, Tugiyanto menduga lantaran korsleting listrik di rumah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.