Sebelum Pembebasan Lahan, Jalur Alternatif Sleman-Gunungkidul Lewat Tawang-Ngalang Disosialisasikan

David Kurniawan
David Kurniawan Kamis, 27 Desember 2018 22:17 WIB
Sebelum Pembebasan Lahan, Jalur Alternatif Sleman-Gunungkidul Lewat Tawang-Ngalang Disosialisasikan

Lalu lintas di ruas jalan utama Gunungkidul. /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul mensosialisasikan pembebasan lahan untuk ruas jalan Ngalang-Tawang. Sosialisasi dilakukan untuk memperlancar penyelesaian pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Winaryo mengatakan, sosialisasi dilakukan di Balai Desa Nglegi, Patuk dan Balai Desa Ngalang, Gedangsari pada Kamis (27/12/2018).

Di dalam pertemuan ini menghadirkan tim persiapan dengan warga masyarakat terdampak pembangunan jalan alternatif Gunungkidul-Sleman. “Sosialisasi ini merupakan yang kedua kalinya,” kata Winaryo kepada wartawan, Kamis.

Menurut dia, sosialisasi menjadi kunci dalam pemabangunan. Oleh karenanya, untuk memperlancar proses maka masyarakat diberikan pemahaman terkait dengan kebijakan dalam program pembuatan jalan baru ini. “Harapannya dengan sosialisasi masyarakat bisa mengerti sehingga proses pembebasan tidak ada masalah,” ungkapnya.

Rencananya pembebasan lahan untuk jalur Ngalang-Tawang direalisasikan di tahun depan. “Mudah-mudahan semua berjalan sesuai dengan perencanaan sehingga jalur Sleman-Gunungkidul bisa segera terhubung,” katanya lagi.

Untuk diketahui, pembangunan jalur alternatif ini merupakan program dari Pemerintah DIY. Hingga saat ini, jalur alternatif belum sepenuhnya terhubung karena masih menyisakan titik yang belum dibangun, yakni di jalur Ngalang hingga Dusun Tawang, Ngoro-oro, Patuk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online