Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pentas seni jatilan yang digelar di Dusun Purwo, Desa Karangsari, Kecamatan Semin, Minggu (17/3/2019)./Istimewa-Dokumen Sanggar Gagak Rimang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY bekerja sama dengan Sanggar Seni Gagak Rimang menggelar pentas jatilan di Balai Dusun Purwo, Desa Karangsari, Kecamatan Semin, Minggu (17/3/2019). Pentas seni ini digelar sebagai wujud kepedulian untuk melestarikan seni tradisi yang ada di tengah masyarakat.
Wakil Dewan Pembina Sanggar Seni Gagak Rimang, Kuntarti Puspandari, mengatakan pentas senijatilan di Dusun Purwo merupakan bentuk komitmen dari sanggar untuk melestarikan seni adat tradisi yang berlangsung secara turun menurun. Pementasan tersebut tidak hanya sebagai hiburan kepada masyarakat, tapi sebagai upaya mengenalkan kesenian kepada generasi muda. “Kami tidak ingin seni tradisi yang berasal secara turun menurun dari nenek moyang tergerus oleh perkembangan zaman,” kata Ndari, sapaan akrab Kuntarti kepada Harian Jogja, Rabu (20/3/2019).
Menurut dia upaya melestarikan budaya dan tradisi sangat penting agar tidak punah. Terlebih lagi, kata Ndari, pada saat sekarang ini banyak kebudayaan asing yang masuk sehingga mengancam keberadan seni adat tradisi milik bangsa sendiri. “Budaya Indonesia tidak kalah dengan bangsa lain. Agar tetap eksis semua warga harus melestarikan, salah satunya dengan terus mementaskan seni tradisi di masyarakat,” katanya.
Kepala Seksi Pengelolaan Objek dan Daya Tarik Wisata Dinpar DIY, Titik Fatmadewi, mengatakan Pemda DIY konsisten mendukung upaya pengembangan potensi wisata di wilayah DIY. Menurut dia pengembangan wisata tidak melulu berkaitan dengan objek, tetapi dapat dilakukan dengan pementasan seni dan budaya.
Oleh karena itu, fokus dalam pengembangan tidak hanya mengacu pada destinasi yang berupa potensi alam. Ini lantaran ada sektor lain yang dapat digarap sehingga dapat memberikan alternatif pilihan kepada pengunjung. “Pemerintah DIY sudah mencanangkan target untuk menjadi tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara. Jadi, untuk destinasi tidak hanya bergantung pada objek, tapi juga mengembangkan pentas seni budaya di masyarakat akan terus diperkenalkan,” katanya.
Menurut Titik dengan pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan terhadap pentas seni budaya, maka keberadaannya dapat mendukung pengembangan pariwisata di masing-masing wilayah. “Semua bisa saling berkontribusi karena seni budaya dan pariwisata bisa berkembang secara bersama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Uji coba pedestrian Malioboro digelar Oktober-November 2026. Kendaraan dibatasi pukul 10.00-23.00 WIB, tamu hotel tetap dapat akses khusus.
Anthropic bersiap IPO dengan target valuasi di atas US$2 triliun. Simak daftar IPO terbesar dunia dan posisi SpaceX.
Honda Odyssey terbaru di China mendapat layar 12,3 inci dan fitur kabin baru. Harga mulai Rp400 jutaan dengan mesin hybrid 2.0 liter.
10 iPhone lawas yang masih layak dipakai pada 2026, lengkap dengan spesifikasi dan kisaran harga bekas per September.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 lengkap dari latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga balapan utama. Cek jam tayangnya dalam WIB.