25.640 Siswa di Gunungkidul Divaksin Campak, Difteri, dan HPV
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Ilustrasi konvoi kampanye./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul mengancam akan mencoret calon anggota legislatif (caleg) terpilih apabila partai tidak menyerahkan laporan akhir dana kampanye. Penyerahan laporan ini dibuka mulai Jumat (26/4/2019) hingga Rabu (1/5/2019).
Anggota KPU Gunungkidul, Rohmad Qomarudin, mengatakan jajarannya mulai membuka penyerahan Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019. Meski demikian, hingga pukul 13.00 WIB belum ada parpol yang menyerahkan laporan.
Menurut Qomar, belum adanya partai yang menyerahkan laporan bukan masalah karena penyerahan dijadwalkan hingga Rabu mendatang. “Ya kami tunggu. Mungkin saat ini partai masih menyusun LPPDK,” katanya kepada Harian Jogja, Jumat (26/4/2019).
Dia menegaskan penyerahan LPPDK merupakan hal yang wajib. Pasalnya, jika partai tidak menyerahkan ini, maka caleg yang berpotensi menjadi anggota DPRD dari partai tersebut tidak akan ditetapkan sebagai caleg terpilih. Ini berarti, parpol tidak akan memiliki wakil di kursi Dewan. “Sesuai aturan jika tidak menyerahkan LPPDK maka kami berhak mencoret caleg terpilih dari pencalonan,” katanya.
Qomar menjelaskan selama penyelenggaraan pemilu partai peserta pemilu harus menyerahkan laporan dana kampanye. Dua laporan pendahulu yang terdiri dari laporan awal dana kampanye dan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye sudah diserahkan terakhir di awal Februari 2019. Sedangkan untuk LPPDK diberikan setelah pencoblosan dan berlangsung hingga 1 Mei mendatang. “Kami ingatkan partai untuk menyerahkan laporan ini karena sanksinya tidak main-main,” katanya.
Ditambahkan dia, dari 16 partai yang menjadi peserta Pemilu 2019 hanya satu partai yakni PKPI yang tidak menyerahkan laporan awal dan laporan penerimaan dana kampanye. “Sebanyak 15 partai lainnya menyerahkan. Untuk LPPDK kami masih menunggu karena batas akhir masih beberapa hari lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.