Kekeringan Gunungkidul Meluas, 16 Kapanewon Sudah Terima Air Bersih
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Rapat paripurna DPRD Gunungkidul Senin (8/4/2019). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Anggota DPRD Gunungkidul mulai fokus dengan kinerja menyangkut program legilasi daerah. Untuk saat ini Dewan fokus menyelesaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2018. Bahkan pembahasan laporan ini ditarget selesai pada Selasa (30/4/2019).
Ketua DPRD Gunungkidul, Demas Kursiswanto, mengatakan meski pelaksanaan pemilu belum sepenuhnya selesai karena proses perhitungan suara masih berlansung, saat ini Dewan sudah bisa fokus bekerja. Pasalnya, pikiran tidak terpecah antara kampanye dan tugas sebagai wakil rakyat.
Menurut dia untuk saat ini anggota Dewan fokus menyelesaikan pembahasan LKPJ Bupati 2018. Demas tidak menampik draf LKPJ sudah diserahkan sejak akhir Maret 2019, tetapi karena bersamaan dengan pemilu maka pembahasan resmi baru direalisasikan pada Jumat (26/4/2019). “Langsung kami kebut. Pada hari ini [kemarin] setelah paripurna pandangan umum fraksi tentang tiga raperda, internal Dewan menggelar rapat membahas LKPJ berkaitan dengan pandangan fraksi,” kata Demas kepada wartawan, Jumat.
Dia menjelaskan untuk pembahasan LKPJ, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD sudah membuat jadwal. Rencananya pada Selasa (30/4/2019) draf dari bupati ini akan disepakati bersama dan disahkan. Demas optimistis LKPJ dapat selesai tepat waktu karena masing-masing anggota sudah mendapatkan salinan draf sebagai bahan pembahasan. “Setelah pandangan fraksi nanti ada konsinyering dengan eksekutif pada Minggu. Selanjutnya pada Selasa [30/4] diselenggarakan paripurna penetapan,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Supriyadi, menambahkan LKPJ bupati harus segera diselesaikan karena pembahasan yang molor akan berdampak terhadap rencana penyusunan APBD 2019. Hal ini penting karena LKPJ dijadikan dasar dalam penyusunan program kegiatan di anggaran perubahan. “Belum lagi nanti ada masalah pergantian Dewan periode baru. Jika tidak segera dilakukan dikhawatirkan akan berdampak terhadap pembahasan APBD Perubahan,” kata Supri.
Meski demikian ia optimistis LKPJ dapat diselesaikan secepatnya sehingga prosesnya tidak mengganggu rencana penyusunan APBD Perubahan. “Jadwal sudah ada dan saya yakin bisa selesai tepat waktu. Apalagi Dewan sudah tidak disibukkan dengan urusan pemilu karena tinggal menunggu perhitungan dari KPU,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan