Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
KULONPROGO-Tim beras untuk warga miskin (raskin) masih menemukan ada raskin yang dibagi rata untuk masyarakat di satu wilayah, bukan untuk warga miskin saja.
Padahal, Tim Raskin telah berulang kali mengingatkan agar raskin hanya diberikan pada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) sesuai data yang telah ditetapkan.
Masalah ini menjadi bahan pembicaraan serius dalam pertemuan Rakor Evaluasi Distribusi raskin bulan Februari dan persiapan distribusi raskin alokasi Maret 2013, di Aula Dinas Sosial Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Jumat (12/4).
Rapat diikuti Tim raskin dari pemda DIY, Kabupaten dan kecamatan di Kulonprogo.
Kabid sosial Dinas Sosnakertrans Kulonprogo, Arief Prastowo, mengatakan dalam monitoring yang dilakukan pada raskin Februari yang dibagi Maret, tim menemukan ada beberapa wilayah yang membagi raskin secara merata untuk semua warga.
“Padahal sudah berkali-kali kami tegaskan, tidak boleh seperti itu. Raskin harus dibagikan sesuai nama dan alamat yang tercantum di data penerima,” jelasnya.
Bahkan, pihaknya menemukan beberapa PNS Guru yang ditemukan oleh tim monitoring masuk daftar dan mendapatkan jatah raskin di beberapa tempat distribusi raskin.
Temuan ini, katanya, hanya di lokasi tertentu sedangkan kebanyakan lainnya dibagikan sesuai data, dengan jumlah 15 kilogram per RTSPM.
Taufiq Budi Santoso, dari Bulog DIY mengatakan di gudang Bulog terdapat ribuan karung beras dengan kualitas medium. “Jika ditemukan ada beras tidak standar, kami siap mengganti dengan beras yang layak konsumsi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Noel minta maaf kepada Prabowo setelah divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus korupsi sertifikasi K3 dan gratifikasi Rp3,43 miliar.
KPK menduga perusahaan towing dipakai sebagai kedok menyamarkan dana hasil pemerasan KITAS dan KITAP yang menyeret pejabat Imigrasi.
Program BSPS DIY 2026 melonjak menjadi 3.000 unit rumah. Kementerian PKP memperbesar bantuan bedah rumah untuk mempercepat penanganan RTLH.
Pelantikan Kepala BGN Nanik S. Deyang dijadwalkan pekan depan. Istana meminta fokus membenahi Program Makan Bergizi Gratis.
Ketergantungan fiskal DIY masih tinggi. Pemda mengandalkan optimalisasi aset dan BUMD untuk meningkatkan PAD dan kemandirian fiskal.