Bupati Kulonprogo Serukan Pencegahan Bahaya Narkoba

18 Juni 2013 13:07 WIB Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_416975" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/18/bupati-kulonprogo-serukan-pencegahan-bahaya-narkoba-416968/narkoba-pengguna-ilustrasi-reuters-4" rel="attachment wp-att-416975">http://images.harianjogja.com/2013/06/narkoba-pengguna-ilustrasi-reuters1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Foto Ilustrasi[/caption]

KULONPROGO-Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan upaya pencegahan dini terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba mutlak diperlukan. Hal itu diungkapkan Hasto dalam momentum peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada 26 Juni 2013 mendatang.

“Melihat dari dampak yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba tersebut, maka hal yang paling utama untuk dilakukan adalah tindakan preemtif (edukatif) dan preventif [pencegahan]. Tindakan edukatif dilakukan dengan tujuan menghilangkan faktor peluang dan pendorong pengkonsumsian narkoba oleh masyarakat,” kata Hasto Selasa (18/6/2013).

Namun menurut dia, tindakan represif (penegakan hukum terhadap penyalahgunaan yang sudah terjadi) juga tetap harus digalakkan.Penanggulangan tersebut menjadi kewajiban masyarakat antara lain.

Peningkatan keimanan terhadap Tuhan Yang Maha Esa melalui pendidikan dan pengamalan agama, baik di dalam keluarga, lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat; melakukan sosialisasi Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Psikotropika serta peraturan lain yang sejenis; melakukan penyuluhan-penyuluhan mengenai bahaya narkoba dari sisi medis; serta perbanyak melakukan kegiatan positif sehingga akan mengurangi kesempatan untuk terpengaruh hal-hal negatif.

“Begitu banyaknya dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba tentunya akan membuat generasi muda berpikir positif untuk menghindar dan bagi yang telah terlanjur ada dalam lingkungan negatif tersebut berusaha kuat untuk meninggalkan. Say No To Drugs harus semakin ditanamkan dalam hati para generasi muda, dan masyarakat pada umumnya,” pinta Hasto.?