LONGSOR NGLIPAR : Warga Tak Punya Lahan Untuk Pindah Rumah

27 Juni 2013 15:39 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

 

[caption id="attachment_420402" align="alignleft" width="275"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/27/longsor-nglipar-warga-tak-punya-lahan-untuk-pindah-rumah-420398/longsor-ilustrasi-4" rel="attachment wp-att-420402">http://images.harianjogja.com/2013/06/longsor-ilustrasi1.jpg" alt="" width="275" height="183" /> Ilustrasi.dok[/caption]

GUNUNGKIUDUL-Sebanyak 10 dari 11 Kepala Keluarga (KK) di RT 03 dan 04 Dusun Kledok Ploso, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, yang harus direlokasi dari bahaya tanah longsor bingung. Tidak adanya lahan untuk pindah membuat mereka was-was saat turun hujan deras.

Kepala Dusun Kledok Ploso Sumardi mengatakan, pemerintah merekomendasikan 11 KK direlokasi karena rumahnya berada pada titik berbahaya.

"Namun, baru satu KK yang pindah karena memiliki lahan di lokasi yang aman" katanya, Kamis (27/6/2013)

Sementara yang lainnya, lanjut dia, masih kebingungan mencari lahan. Kondisi ekonomi mereka tidak memungkinkan untuk membangun rumah. Untuk itu, pihaknya telah menyampaikan permasalahan tersebut kepada pemerintah Desa Pengkol.

Adapun warga Kledok Ploso lainnya masih bekerja bakti bersama TNI- Polri membuat jalan menuju tenda pengungsian yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Tenda itu digunakan warga bila hujan deras turun.

"Karena memang tanah disini masih labil, jadi kalau hujan deras harus segera menuju tenda" ucap Sumardi.