Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
GUNUNGKIUDUL-Sebanyak 10 dari 11 Kepala Keluarga (KK) di RT 03 dan 04 Dusun Kledok Ploso, Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar, yang harus direlokasi dari bahaya tanah longsor bingung. Tidak adanya lahan untuk pindah membuat mereka was-was saat turun hujan deras.
Kepala Dusun Kledok Ploso Sumardi mengatakan, pemerintah merekomendasikan 11 KK direlokasi karena rumahnya berada pada titik berbahaya.
"Namun, baru satu KK yang pindah karena memiliki lahan di lokasi yang aman" katanya, Kamis (27/6/2013)
Sementara yang lainnya, lanjut dia, masih kebingungan mencari lahan. Kondisi ekonomi mereka tidak memungkinkan untuk membangun rumah. Untuk itu, pihaknya telah menyampaikan permasalahan tersebut kepada pemerintah Desa Pengkol.
Adapun warga Kledok Ploso lainnya masih bekerja bakti bersama TNI- Polri membuat jalan menuju tenda pengungsian yang disediakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul. Tenda itu digunakan warga bila hujan deras turun.
"Karena memang tanah disini masih labil, jadi kalau hujan deras harus segera menuju tenda" ucap Sumardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Tiga pasangan resmi menikah dalam nikah bareng di atas moge Harley Davidson di KUA Sewon Bantul.
Gelombang panas ekstrem ancam Piala Dunia 2026 di AS dengan suhu terasa hingga empat puluh tiga derajat Celsius dan risiko kesehatan serius.
Ai Ogura menang di MotoGP Belanda 2026 Assen dan masuk persaingan gelar dunia MotoGP musim ini.
Tulus merilis single Teh Hijau yang langsung disambut antusias penggemar dan mendapat pujian dari Fiersa Besari.
Analisis mengungkap tiga penyebab utama Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026, mulai dari taktik Julian Nagelsmann hingga hilangnya identitas permainan.