MUSIM KEMARAU : BPBD Kulonprogo Belum Terima Laporan Kekeringan

02 September 2013 10:30 WIB Redaksi Solopos Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_443234" align="alignleft" width="452"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=443234" rel="attachment wp-att-443234">http://images.harianjogja.com/2013/09/air-bersih-antara.jpg" alt="" width="452" height="300" /> Ilustrasi air bersih untuk warga rawan kekeringan (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulonprogo, belum mendapat laporan dari masyarakat yang daerahnya kekurangan dan membutuhkan air bersih akibat kemarau.

Kepala Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Eko Susanto di Kulonprogo, mengatakan laporan yang diterima oleh BPBD yakni permohonan bantuan air bersih untuk beberapa masjid di Kecamatan Kokap.

"Sampai hari ini, kami belum menerima surat permohonan bantuan air bersih dari masyarakat. Jika masyarakat membutuhkan air bersih, silakan mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada BPBD Kulonprogo tembusannya ke Bupati Kulonprogo," kata Eko, Minggu (1/9/2013).

Dia mengatakan BPBD sendiri juga menyiapkan satu tangki yang siap dioperasionalkan. Tangki ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulaan Bencana (BNPB). Serta melakukan identifikasi sumber mata air bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulon Progo.