Advertisement
MUSIM KEMARAU : BPBD Kulonprogo Belum Terima Laporan Kekeringan
Advertisement
[caption id="attachment_443234" align="alignleft" width="452"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=443234" rel="attachment wp-att-443234">http://images.harianjogja.com/2013/09/air-bersih-antara.jpg" alt="" width="452" height="300" /> Ilustrasi air bersih untuk warga rawan kekeringan (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]
Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulonprogo, belum mendapat laporan dari masyarakat yang daerahnya kekurangan dan membutuhkan air bersih akibat kemarau.
Advertisement
Kepala Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo Eko Susanto di Kulonprogo, mengatakan laporan yang diterima oleh BPBD yakni permohonan bantuan air bersih untuk beberapa masjid di Kecamatan Kokap.
"Sampai hari ini, kami belum menerima surat permohonan bantuan air bersih dari masyarakat. Jika masyarakat membutuhkan air bersih, silakan mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada BPBD Kulonprogo tembusannya ke Bupati Kulonprogo," kata Eko, Minggu (1/9/2013).
Dia mengatakan BPBD sendiri juga menyiapkan satu tangki yang siap dioperasionalkan. Tangki ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulaan Bencana (BNPB). Serta melakukan identifikasi sumber mata air bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kulon Progo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
OTT KPK di Depok Seret Ketua dan Wakil Ketua PN Terkait Sengketa Lahan
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Program MBG Buka Peluang Ekonomi, Ribuan UMKM Ikut Terlibat
- Ribuan Guru Honorer Sleman Aktif Mengajar, Belum Ada Kepastian Status
- Kodim Gunungkidul Akan Rutin Gelar Gerakan Kebersihan Seminggu Sekali
- Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
- Program JPD Jogja 2026, Mahasiswa Dapat Bantuan hingga Rp8 Juta
Advertisement
Advertisement



