Tanah Longsor, Material sampai Masuk Dapur Joyo

Ilustrasi tanah longsor (JIBI/Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah)
04 Februari 2014 11:11 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Longsor kembali terjadi di Kecamatan Gedangsari Gunungkidul. Kali ini material sampai masuk ke dapur Joyo, warga RT05/RW04 Dusun Plasan, Desa Wungu, Kecamatan Gedangsari, Minggu (2/2/2013) malam.

Joyo mengungkapkan tanah longsor terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Ketika itu dia dan istrinya tengah beristirahat di dalam rumah. Longsoran dari sawah di ketinggian sekitar 10 meter.

Tanah yang longsor membuat dinding rumah Joyo yang terbuat dari anyaman bambu miring. Material pun masuk ke dapur dan bagian belakang rumah.

“Tanah longsorannya becek dan sedalam sekitar 10 cm. Pohon bambu juga ikut jatuh, untung tepat di belakang rumah,” paparnya, di rumahnya, Senin (3/2/2014).

Ketua RT05/RW04 Sukimin menuturkan ada dua rumah yang terkena di tempatnya. Namun, rumah Joyo yang rusaknya lebih parah. “Sementara ini saya meminta mereka untuk tinggal di rumah kami dahulu tapi mereka tidak mau,” tuturnya.

Selain terjadi di Dusun Plasan, longsor juga terjadi di RT07/RW05 Dusun Tamansari, Desa Watugajah, Gedangsari. Longsoran hampir mengenai rumah Marto Suwiryo.

“Kejadiannya sudah Sabtu lalu tapi memang belum kerja bakti untuk membersihkan sisa-sisa longsor,” tutur Marto.

Ketua RT07/RW05 Sutiyo menuturkan tanah di bagian belakang rumahnya memang labil. Warga kini cemas lantaran ada pohon besar yang terletak di tepian bekas tanah longsor.

“Makanya kami meminta bantuan PMI Gunungkidul untuk menebang pohon agar tidak mengenai rumah Marto. Kami khawatir ada longsor susulan,” paparnya.

Kemarin, sedikitnya sembilan relawan dari PMI Gunungkidul membersihkan sisa-sisa longsor. Mereka menggunakan gergaji mesin untuk menebang pohon yang dikhawatirkan bisa mengenai rumah di bawahnya.